Sejumlah Warga Kecewa Tak Dapat Makan Siang dan Uang Transport Rp100 ribu dari Panitia Deklarasi Sahabat Herman


Masyarakat yang hadir pada acara deklarasi Sahabat Herman | Rudi Sabli/ duajurai.co

NATAR, duajurai.co – Setelah acara deklarasi Sahabat Herman di pemandian air panas Natar, Lampung Selatan, sejumlah masyarakat yang hadir merasa kecewa karena tidak mendapatkan santap siang dan uang transportasi sebesar Rp100 ribu yang dijanjikan panitia.

Muksin (49), warga Lampung Timur, mengatakan, dirinya hadir dalam launching sahabat Herman karena dapat pemberitahuan dari ketua RT tentang adanya acara tersebut. Sebelum berangkat ke Natar, terlebih dahulu dirinya dan beberapa warga lain diminta mengumpulkan foto copy Kartu Tanda Penduduk (KTP).

“Kami disuruh kumpulin KTP untuk pendataan, katanya nanti dapat uang transportasi sebesar Rp100 ribu atau berupa Sembako,” kata Muksin kepada duajurai.co Kamis siang, 25/5/2017.

Namun, hingga acara usai, Muksin dan sejumlah warga lain tidak mendapatkan apapun, bahkan tidak kebagian jatah makan siang karena membludaknya masyarakat yang hadir.

“Sejujurnya saya kecewa dengan panitia, bahkan untuk memberikan makan siang saja mereka tidak sanggup, padahal seharusnya mereka bisa mengantisipasi berapa jumlah warga yang datang,” keluhnya.

Hal senada dikatakan Andi (37), warga Sumber Sari, Natar. Dia mengaku rela meninggalkan pekerjaannya sebagai penjaga keamanan demi menghadiri launching Sahabat Herman. Andi mendapatkan informasi, bahwa nantinya yang hadir pada acara tersebut akan mendapatkan uang transportasi dan baju dari panitia. Nyatanya, setelah acara usai, Andi yang datang bersama istri dan anaknya tidak mendapatkan apapun.

“Bahkan nasi kotak pun tidak dapat. Ini kan kita hadir di acara launching Sahabat Herman, masa  kami tetap makan di rumah,” kata dia.

Pantauan duajurai.co, tampak sejumlah warga yang marah dan kecewa menghampiri panitia. Mereka protes karena tidak kebagian makan siang, dan tidak mendapatkan yang dijanjikan panitia berupa uang Rp100 ribu.(*)

Laporan Rudi Sabli


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Top