Kafe Juwe, Kuadran-Rakata Enggan Sebutkan Sumber Dana Survei Pilgub Lampung


Dari kiri ke kanan: Pemred duajurai.co Juwendra Asdiansyah, pengamat politik Dedy Hermawan, Manajer Riset Rakata Institute Yuli Harmoko, dan Direktur Eksekutif Kuadran Didi Wahyudi foto bersama usai mengisi Kafe Juwe di Studio Radio Andalas, Way Halim, Bandar Lampung, Jumat, 19/5/2017. Kali ini, talkshow yang dipandu Juwendra itu mengupas survei Pilgub Lampung 2018. | Imelda Astari/duajurai.co

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Rakata Institute dan Kuadran telah merilis hasil survei masing-masing mengenai Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur (Pilgub) Lampung pada 2018 mendatang. Namun demikian, kedua lembaga survei tersebut enggan menyebutkan sumber dana survei.

“Soal sumber dana ini sudah masuk ranah dapur paling dalam. Ada kode etik, sehingga kami tak bisa beberkan asal dana. Memang ada yang mendanai, tapi (kami) tak bisa sebutkan,” kata Didi Wahyudi, Direktur Eksekutif Kuadran, saat menjadi narasumber Kafe Juwe di Studio Radio Andalas, Way Halim, Bandar Lampung, Jumat, 19/5/2017. Talkshow yang membahas hasil survei Pilgub Lampung itu dipandu Pemred duajurai.co Juwendra Asdiansyah.

Hal senada disampaikan Yuli Harmoko, Manajer Riset Rakata Institute. Pihaknya hanya bisa menyebutkan bahwa sumber dana berasal dari donatur. Namun, sumber dana itu merupakan kode etik dapur masing-masing lembaga survei. “Karena yang terpenting, selama data yang di-publish itu akurat dan bisa dilihat juga track record (kami) selama ini,” ujarnya.

Kuadran merupakan lembaga survei baru. Sementara Rakata terbilang “senior” karena telah melakukan survei dan hitung cepat pada banyak ajang pilkada di Lampung dalam beberapa tahun terakhir. Rakata yang dipimpin Dr Eko Kuswanto juga merupakan “kawah candradimuka” tempat menimba ilmu para pentolan Kuadran, Didi Wahyudi dan kawan-kawan.

Kuadran mengekspos hasil surveinya pada 27 April 2017 lalu. Mereka melakukan survei Pilgub Lampung 2018 di 15 kabupaten/kota selama lima hari, 21-25 April 2017. Sedangkan Rakata menggelar konferensi pers hasil surveinya pada Kamis, 18 Mei 2017.  Survei di 15 kabupaten/kota dihelat pada 10-14 Mei lalu.(*)

Baca juga Kafe Juwe Bahas Survei Pilgub Lampung, Dedy Hermawan: Ridho Ficardo Berpeluang Besar Ambruk

Laporan Imelda Astari


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Top