Teater Tertutup Taman Budaya Lampung Kurang AC, Pemprov: Belum Ada Anggaran


Asisten Bidang Kesra Pemprov Lampung Hery Suliyanto | Imelda Astari/duajurai.co

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Pendingin udara di Gedung Teater Tertutup Taman Budaya Lampung masih belum berfungsi maksimal. Hal itu karena jumlah air conditioner (AC) tak sebanding dengan luas ruangan. Belum lagi ketika gedung disesaki penonton saat pertunjukan. Sehingga, suasana menjadi kurang nyaman karena hawa terasa gerah dan pengap.

Menurut Asisten Bidang Kesra Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung Hery Suliyanto, pihaknya memang merasakan ketidaknyamanan tersebut. Bahkan, pihaknya sudah sering mengajukan penambahan fasilitas AC. Namun, keterbatasan anggaran membuat Pemprov melalui UPTD Taman Budaya Lampung belum bisa memenuhi fasilitas tersebut.

“Saya sudah delapan kali masuk sini, dan merasakan suasana gerah di dalam (ruangan). Selama delapan kali juga saya minta ke Taman Budaya untuk ditambah AC. Tapi, memang belum ada anggarannya. Kami upayakan pada APBD perubahan bisa masuk anggarannya,” kata Hery usai menonton pementasan Teater-Tari “Waiting for Warih” di Gedung Teater Tertutup Taman Budaya Lampung, kemarin. Kegiatan yang digelar UKM Bidang Seni Universitas Lampung (Unila) itu berakhir hari ini.

Dia mengatakan, mestinya terdapat delapan AC di Gedung Teater Tertutup. Sehingga, penonton maupun para penampil merasa nyaman berada dalam ruangan tersebut. “Mestinya minimal ada delapan AC besar,” ujarnya.(*)

Baca juga Tonton Pementasan “Waiting for Warih” UKMBS Unila, Hery Suliyanto: Bagus Sekali, Mereka Luar Biasa

Laporan Imelda Astari


Komentar

Komentar

Check Also

Tangani Covid-19, Nanang Minta Dinas Kesehatan Lamsel Fokus 3 Kecamatan

KALIANDA, duajurai.co – Bupati Nanang Ermanto meminta Dinas Kesehatan Lampung Selatan untuk berkonsentrasi di tiga …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *