Usai Keributan, Polresta Bandar Lampung Mediasi Pokbal-Gojek


 

POLRESTA Bandar Lampung memediasi anggota Pokbal dan driver Gojek, Senin, 15/5/2017. Mediasi tersebut terkait keributan di Jalan Majapahit, Enggal, kemarin, sekitar pukul 12.10 WIB. | Hertia Tri/duajurai.co

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Kepolisian Resor Kota (Polresta) Bandar Lampung mengundang Persatuan Ojek Kota Bandar Lampung (Pokbal) dan layanan ojek berbasis aplikasi (Gojek), Senin, 15/5/2017. Dalam pertemuan tersebut, Polresta memediasi Pokbal dan Gojek terkait keributan, kemarin.

“Mereka sepakat untuk tidak mengulanginya (keributan).  Apabila kembali terjadi aksi anarkis, maka keduanya siap mendapat hukuman,” kata Kapolresta Bandar Lampung Komisaris Besar Murbani Budi Pitono usai mediasi.

Dia mengatakan, masalah operasional Pokbal dan Gojek bukan wewenang kepolisian. Pihaknya mengundang mereka karena terkait keamanan dan kenyamanan. “Walaupun demikian, kami akan mengingatkan Pemkot dan DPRD setempat segera merumuskan peraturan operasional Pokbal dan Gojek,” ujarnya.

Puluhan anggota Pokbal mendatangi basecamp (tempat berkumpul) Gojek di dekat salah satu kedai makan, Jalan Majapahit, Enggal, kemarin, sekitar pukul 12.10 WIB. Mereka tiba-tiba mengamuk dengan mengambil paksa helm dan jaket milik sejumlah driver Gojek. Tindakan tersebut tidak mendapat perlawanan dari driver Gojek.(*)

Baca Persatuan Ojek Kota Bandar Lampung Mengamuk di Basecamp Gojek

Laporan Hertia Tri


Komentar

Komentar

Check Also

PN Tanjungkarang Raih Penghargaan Pelayanan Publik Terbaik se-Indonesia

JAKARTA, duajurai.co – Pengadilan Negeri (PN) Tanjungkarang meraih penghargaan Pelayanan Publik Terbaik dari Kementerian Pendayagunaan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *