Daftar BPJS Kesehatan Via Telepon, Warga di Lampung Mesti Siapkan Syarat Ini


KEPALA BPJS Kesehatan Bandar Lampung Sofyeni (pegang mikrofon) menerangkan Virtual Service dan Kanal Pendaftaran saat konferensi pers, Senin, 15/5/2017. Dalam keterangannya, dia mengatakan bahwa warga bisa mendaftar sebagai peserta BPJS Kesehatan via telepon mulai 1 Juni mendatang. | Imelda Astari/duajurai.co

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – BPJS Kesehatan Bandar Lampung memberi kemudahan bagi warga setempat untuk mendaftar sebagai peserta, yakni melalui telepon. Namun, sebelum mendaftar sebagai peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN-KIS) via telepon, warga di Lampung mesti menyiapkan sejumlah persyaratan.

“Untuk mendaftar, harus disiapkan semua persyaratannya terlebih dahulu. Jika syaratnya tak terpenuhi, maka tak dapat dilanjutkan prosesnya,” kata Kepala BPJS Kesehatan Bandar Lampung Sofyeni saat konferensi pers Virtual Service dan Kanal Pendaftaran di Kantor Cabang Utama BPJS Bandar Lampung, Jalan ZA Pagaralam, Rajabasa, Senin, 15/5/2017.

Dia mengatakan, yang wajib dipersiapkan calon peserta sebelum menelepon adalah nomor Kartu Keluarga (KK), Nomor Induk Kependudukan (NIK), nomor rekening tabungan (BRI/BNI/Mandiri/BTN), nomor ponsel, alamat domisili (untuk pengiriman kartu), dan alamat email. “Persiapkan alamat email. Sebab, khusus pendaftaran via Care Center wajib pakai alamat email, berbeda dengan pendaftaran melalui jalur lain,” ujarnya.

Setelah syaratnya lengkap, calon peserta bisa menghubungi BPJS Kesehatan Care Center pada nomor 1500-400. Calon peserta akan dilayani oleh agen Care Center. Selama pembicaraan tersebut akan direkam oleh petugas sebagai bukti pendaftaran. “Nantinya, petugas juga akan menanyakan data nama ibu kandung, tanggal lahir dan nama salah satu anggota keluarga dalam satu KK. Data itu sebagai bahan petugas dalam melakukan validasi,” kata Sofyeni.

Kemudian, setelah pendafataran via telepon selesai, maka petugas akan mengirimkan nomor Virtual Account (VA) ke nomor ponsel atau email calon peserta paling lama 1×24 jam. Lalu, peserta diwajibkan untuk membayar iuran pertama yang harus dibayarkan paling cepat 14 hari, dan paling lama 30 hari setelah VA diterbitkan dengan sistem pembayaran. “Untuk pembayaran pertama wajib dilakukan di bank, dan pembayaran selanjutnya barulah bisa menggunakan mekanisme autodebet. Setelah dibayar, maka kartu BPJS telah aktif,” ucapnya.

Namun, tambah Sofyeni, kartu BPJS tidak langsung didapatkan. Sebab, pencetakan dan pendistribusian kartu JKN-KIS ke penerima membutuhkan proses. “Setelah pembayaran pertama, maka sistem akan langsung mengirimkan link cetak kartu melalui email. Itu bisa dicetak sendiri dan sudah bisa digunakan sementara kartu aslinya belum dikirim,” kata dia.(*)

Baca juga Mulai 1 Juni 2017, Warga Lampung Bisa Daftar BPJS Kesehatan Via Telepon

Laporan Imelda Astari


Komentar

Komentar

Check Also

Rekonstruksi-Rehabilitasi, Pemkab Lampung Selatan Percepat Penanganan Pascatsunami

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan menggelar rapat koordinasi inventarisasi rekonstruksi pascabencana …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *