Biar Tak Hamil, 4 Anak yang Jadi PSK di Panjang Lampung Disuruh Minum Pil KB


POLSEK Panjang menghadirkan dua tersangka kasus prostitusi anak saat ekspos, Senin, 15/5/2017. Kedua tersangka mempekerjakan empat anak asal Banyumas, Jawa Tengah, menjadi PSK di kawasan Panjang. | Hertia Tri/duajurai.co

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Sebanyak empat anak perempuan asal Banyumas, Jawa Tengah, dijual menjadi pekerja seks komersial (PSK) di kawasan Panjang, Kota Bandar Lampung. Dalam melakoni pekerjaan tersebut, mereka diminta untuk meminum pil kontrasepsi atau pil KB agar tidak hamil.

“Sebelum kerja, mereka saya suruh minum pil KB biar enggak hamil. Sebab, kebanyakan pelanggan tak mau pakai kondom,” kata Wito, tersangka prostitusi anak, saat ekspos di Polsek Panjang, Senin, 15/5/2017.

Wito mengatakan, dirinya baru tiga bulan menjalani bisnis prositusi. Dia mendapatkan keempat korban dari Tina, tersangka lainnya. Wito yang memang meminta Tina untuk mencari orang menjadi PSK. Namun, Wito mengaku tak tahu bahwa para korban masih dibawah umur. “Sebelum kerja sama saya, mereka memang sudah tak lagi perawan,” ujarnya.

Polsek Panjang membekuk Wito dan Tina di kawasan Way Lunik, Selasa lalu, 9 Mei 2017. Penangkapan mereka setelah keluarga korban melapor ke Polsek Panjang pada hari yang sama. Kasus itu terungkap setelah salah satu dari korban berhasil menghubungi keluarganya.(*)

Baca juga Jual 4 Anak Jadi PSK di Panjang Bandar Lampung, Tina Dapat Rp1 Juta Per Anak

Laporan Hertia Tri


Komentar

Komentar

Check Also

PN Tanjungkarang Raih Penghargaan Pelayanan Publik Terbaik se-Indonesia

JAKARTA, duajurai.co – Pengadilan Negeri (PN) Tanjungkarang meraih penghargaan Pelayanan Publik Terbaik dari Kementerian Pendayagunaan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *