Perlancar Roda Ekonomi, Pemprov Lampung Bangun 10 Jembatan Baru


Gubernur Lampung M Ridho Ficardo | Imelda Astari/duajurai.co

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung menargetkan 10 pembangunan jembatan baru pada tahun ini. Sepuluh jembatan baru tersebut dibangun di Kabupaten Pringsewu, Tulangbawang Barat, Way Kanan, Lampung Barat, Tulangbawang, dan Lampung Selatan.

Gubernur Lampung M Ridho Ficardo mengatakan, jembatan baru tersebut dibutuhkan masyarakat dalam memperlancar roda perekonomian dan membuka daerah terisolasi, terutama yang berada di jalur angkutan hasil bumi. “Kami menargetkan 10 jembatan ini paling lambat selesai akhir tahun dan memperlancar konektivitas masyarakat,” kata Ridho dalam surat elektronik yang diterima duajurai.co, Jumat, 12/5/2017.

Menurutnya, pembangunan paling mendesak adalah jembatan Way Sekampung II di Pringsewu. Jembatan yang dibangun pada 1983 itu tidak lagi mampu menampung arus lalu lintas yang mencapai 7.338 lalu lintas harian rata-rata (LHR), yang menghubungkan Kalirejo, Lampung Tengah dan Pringsewu. Akibatnya, timbul kemacetan parah pada jam kerja.

“Untuk mengatasi kemacetan itu, dibuat jembatan baru atau duplikasi jembatan sepanjang 50 meter dan lebih lebar dari jembatan yang sekarang. Jadi, nanti ada dua jembatan, sehingga kendaraan yang dari Kalirejo ke Pringsewu dan sebaliknya memakai dua jembatan di kiri dan kanan,” ujarnya.

Selain memperlancar arus lalu lintas antarkabupaten, lanjut dia, Pemprov juga membangun tiga jembatan di lokasi eks transmigrasi yang dibangun era 1980-an. Kondisi tiga jembatan yang terletak di Tulangbawang Barat tersebut tidak laik pakai karena rusak parah. “Kawasan ini penghasil karet, singkong, dan kelapa sawit. Kerusakan tiga jembatan ini membuat akses masyarakat terhambat,” kata Ridho.

Ketiga jembatan yang ditargetkan rampung akhir tahun ini, yaitu Jembatan Way Sebetik, Way Tujok II, dan Way Kendil. Jembatan itu dibangun dengan konstruksi darurat dan tidak memiliki lantai lagi. Akibatnya, hanya sepeda motor yang dapat melintas di Jembatan Way Kendil dan Way Tujok.

Jembatan Way Tujok II menghubungkan Simpang Tujoh ke Panaragan Jaya dengan tingkat LHR 4.676 kendaraan per hari. Sedangkan Jembatan Way Kendil menghubungkan ruas jalan Adijaya menuju Tulung Randu dengan tingkat LHR mencapai 3.727 kendaraan per hari. Ketiga jembatan ini dibongkar total dan diganti baru, sehingga dapat dilalui kendaraan roda empat hingga truk pengangkut hasil bumi.

Di Way Kanan, Pemprov bakal membangun Jembatan Way Nibung II penghubung ruas jalan Tegal Mukti, Tajab. Kepadatan lalu lintas di kawasan tersebut masih tergolong kecil, yakni 459 LHR kendaraan per hari. “Kami harap, dengan selesainya Jembatan Way Nibung II, konektivitas daerah ini dapat pulih kembali,” kata gubernur.(*)


Komentar

Komentar

Check Also

Tangani Covid-19, Nanang Minta Dinas Kesehatan Lamsel Fokus 3 Kecamatan

KALIANDA, duajurai.co – Bupati Nanang Ermanto meminta Dinas Kesehatan Lampung Selatan untuk berkonsentrasi di tiga …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *