Lampung Timur Distigma Sarang Begal, Chusnunia: Kami Sedang Berbenah


BUPATI Lampung Timur Chusnunia Chalim menjadi narasumber Kafe Juwe di Studio Radio Andalas, Bandar Lampung, Jumat, 12/5/2017. Talkshow dalam rangka menyambut Hari Kebangkitan Nasional itu dipandu Pemred duajurai.co Juwendra Asdiansyah (berkacamata). | ist

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Bupati Lampung Timur Chusnunia Chalim menyatakan, masyarakat setempat merasa jengah dengan stigma negatif yang melekat, yakni Lampung Timur sarang begal dan rawan kriminalitas. Padahal, kondisi sebenarnya tidak seperti yang digambarkan kebanyakan orang.

Untuk itu, pihaknya tengah berbenah dan berusaha bangkit dalam segala bidang. Hal itu disampaikan Chusnunia saat menjadi narasumber Kafe Juwe di Studio Radio Andalas, Way Halim, Bandar Lampung, Jumat, 12/5/2017. Talkshow dalam rangka menyambut Hari Kebangkitan Nasional itu dipandu Pemimpin Redaksi duajurai.co Juwendra Asdiansyah.

“Satu tahun terakhir, saya lihat wajah-wajah penuh keyakinan dan optimistis hampir pada semua bidang. Lampung Timur sedang berbenah, bangkit dalam segala hal. Jangan lagi anggap negatif,” kata dia.

Perempuan yang akrab disapa Nunik itu mengatakan, saat ini, pihaknya bekerja keras untuk membuang jauh-jauh stigma negatif Lampung Timur, terutama soal kriminalitas. Untuk itu, pemimpin di Lampung Timur mesti kerja lebih keras, inovatif, dan pintar. Caranya, dengan memanfaatkan segala potensi di sana. Berbagai potensi di Lampung Timur mesti dikelola secara cerdas agar menjadi hal yang lebih menonjol ketimbang image negatifnya. “Ibaratnya masak, ada bahan mentah. Kalau tidak tahu cara mengolahnya ya rasanya sama saja. Jadi, tergantung cara pengolahan makanan, jadi enak atau tidak,” ujarnya.

Menurut mantan anggota DPR itu, saat ini, kondisi Lampung Timur sudah jauh lebih baik. Buktinya, angka kunjungan wisatawan ke kabupaten itu naik lima kali lipat pada 2016.  “Itu target lima tahun, ternyata selesai dalam satu tahun. Jadi, kami buat target lagi,” kata dia.

Nunik menambahkan, pihaknya tak mau hanya menjadi penonton dalam pembangunan di Lampung. Dengan perubahan Bandara Radin Inten II menjadi bandara Internasional, maka Lampung Timur ingin turut memanfaatkan itu untuk kepentingan.Pemkab setempat ingin menunjukkan taringnya sebagai daerah yang memiliki potensi alam, pariwisata, dan sumber daya manusia yang kuat. “Lampung Timur punya banyak hal, bukan hanya gajah. Ada badak, sungai, pantai dan lainnya,” ujar Nunik.(*)

Baca juga Sambut Harkitnas, Kafe Juwe Hadirkan Rektor UIN Raden Intan Prof Mukri-Bupati Lampung Timur Chusnunia

Laporan Imelda Astari


Komentar

Komentar

Check Also

Wagub Nunik Lepas Tim Sepakbola Lampung U-14 Ikuti Kejurnas Piala Menpora

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Wakil Gubernur Lampung Chusnunia Chalim melepas Tim Sepakbola Lampung U-14 untuk …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *