Bimtek Diplomasi Budaya, FISIP Unila Sampaikan Cara Selesaikan Konflik Sosial


 

Hartoyo, Ketua Pelaksana Bimtek Diplomasi Budaya Damai, memberi sambutan di Ballroom Hotel Emersia, Jalan Wolter Monginsidi, Bandar Lampung, Rabu, 10/5/2017. Dia mengatakan, tujuan bimtek agar para peserta mengetahui cara menyelesaikan konflik sosial di masyarakat. | Hertia Tri/duajurai.co

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Lampung (Unila) mengadakan Bimbingan Teknis (Bimtek) Diplomasi Budaya Damai di Ballroom Hotel Emersia, Jalan Wolter Monginsidi, Bandar Lampung, Rabu, 10/5/2017. Nantinya, dalam kegiatan tersebut disampaikan cara menyelesaikan konflik sosial di masyarakat.

“Kami memiliki tujuan, yakni memberikan kemampuan bernegosiasi serta memberi tahu cara untuk menyelesaikan konflik,” kata Hartoyo, ketua pelaksana.

Dia mengatakan, pihaknya mengundang 100 orang untuk mengikuti bimtek. Para peserta berasal dari 15 kabupaten/kota se-Lampung. Melalui bimtek tersebut, peserta diharapkan mengetahui bentuk-bentuk konflik di masyarakat. “Kami sengaja mengundang peserta dari berbagai etnis dan agama. Sebab, bimtek kali ini mengenai budaya damai, sesuai dengan tema membangun persaudaraan,” ujarnya.

Pantauan duajurai.co, Bimtek Diplomasi Budaya Damai tampak dihadiri Nadjamuddin Ramly, Direktur Warisan dan Diplomasi Budaya Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud). Hadir pula Rektor Unila Hasriadi Mat Akin, dan Kepala Taman Budaya Lampung Suslina Sari. Rencananya, kegiatan bertema “Membangun Persaudaraan (Kemuarian)” itu berlangsung hingga Sabtu mendatang, 13 Mei 2017.(*)

Baca juga Nadjamuddin Ramly Buka Bimtek Diplomasi Budaya FISIP Unila

Laporan Hertia Tri


Komentar

Komentar

Check Also

Kecelakaan Maut Tol Sumatra, Kristyowati Mau Pindah Sekolah ke Bandar Lampung

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Sebanyak empat orang tewas dalam kecelakaan di Jalan Tol Trans Sumatra (JTTS) Kilometer …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *