Bahas Jurnalisme di Kafe Juwe, Oyos Saroso Ceritakan Kisahnya Dirikan Media Online


Oyos Saroso HN | Imelda Astari/duajurai.co

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Jurnalis senior Oyos Saroso HN menjadi narasumber Kafe Juwe di Studio Radio Andalas, Way Halim, Bandar Lampung, kemarin. Kali ini, talkshow yang dipandu Pemred duajurai.co Juwendra Asdiansyah itu membahas jurnalisme di Lampung.

Pada talkshow tersebut, Oyos menceritakan bahwa dirinya memutuskan untuk menjalani bisnis media online. Mantan Ketua Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kota Bandar Lampung itu sudah puluhan tahun menjadi jurnalis di media cetak lokal maupun nasional, lalu memilih mendirikan sendiri media online, teraslampung.com.

“Sebetulnya praktis juga, pada usia menjelang kepala lima, berpuluhan tahun jadi buruh di media nasional maupun lokal, saya berpikir tetap saja sampai pensiun pun akan tetap jadi buruh. Meski secara finansial keren, tapi kesejahteraan dan profesionalisme itu saya susah mempraktikkannya,” kata dia.

Atas dasar itu, Oyos punya ide untuk menjalankan bisnis media siber. “Kemudian, saya berpikir, saya ingin memberdayagunakan atau mengajak kawan-kawan pada bidang yang sama untuk menjadi bos atau pemilik media sendiri. Ini berbeda dengan yang bergantung kepada pemodal,” ujarnya.

Bagi Oyos, menjalankan media siber merupakan hal baru. Sebab, selama ini dia meniti karir di media cetak. Terlebih, ayah dua anak itu masih gagap teknologi (gaptek). “Saya sebagai orang gaptek, orang kuno ini harus bersaing dengan anak muda. Tapi, saya senang karena sampai sekarang menjadi muda setiap hari,” ujarnya.

Mantan jurnalis Lampung Post itu menambahkan, dirinya ingin memanfaatkan keaktifannya di media sosial. Sebab, apa yang dia tulis di jejaring sosial itu bisa dikembangkan menjadi berita. Jadi, tidak sekadar membuat status. “Banyak juga sebetulnya yang tidak perlu kemampuan jurnalistik, tapi bisa dapat keuntungan dari berbisnis media online. Atau mengonvergensikan media online dengan media cetak,” kata dia.

Selain Oyos, Kafe Juwe episode 16 yang terkait momen Hari Kebebasan Pers Internasional 3 Mei 2017, juga menghadirkan dua jurnalis senior lain, yakni Hermansyah (redaktur khusus inilampung.com) dan Budi Hutasuhut (periset bidang komunikasi-penulis lepas). Kafe Juwe merupakan kerja bareng Radio Andalas dan duajurai.co, Portal Berita Lampung Terkini Terpercaya. Acara talkshow tersebut mengudara di Radio Andalas 102,7 FM setiap Jumat, pukul 09.00-10.00 WIB.(*)

Baca juga Bincang Jurnalisme di Kafe Juwe, Budi Hutasuhut: Koran Itu Kuno, Tapi…

Laporan Imelda Astari


Komentar

Komentar

Check Also

Tangani Covid-19, Nanang Minta Dinas Kesehatan Lamsel Fokus 3 Kecamatan

KALIANDA, duajurai.co – Bupati Nanang Ermanto meminta Dinas Kesehatan Lampung Selatan untuk berkonsentrasi di tiga …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *