Terima Kunker Komisi IX DPR, Ridho Ficardo Sebut Penduduk Miskin Lampung Turun 13,86%


GUBERNUR Lampung M Ridho Ficardo (tengah) memberikan cendera mata kepada Ketua Komisi IX DPR Dede Yusuf (kanan) saat kunjungan kerja, Selasa, 2/5/2017. Turut menyambut Ketua DPRD Lampung Dedi Afrizal (paling kiri). | Humas Pemprov Lampung

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Gubernur Lampung M Ridho Ficardo menyatakan, jumlah penduduk miskin turun sekitar 13,86% selama 2010-2016. Hal tersebut disampaikan Ridho saat menerima Kunjungan Kerja (Kunker) Komisi IX DPR di Balai Keratun, kompleks Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung, Telukbetung, Bandar Lampung, Selasa, 2/5/2017.

“Dengan pertumbuhan ekonomi saat ini, serta turunnya tingkat pengangguran di Provinsi Lampung, secara otomatis tingkat kemiskinan juga berhasil ditekan. Selama periode 2010-2016, persentase penduduk miskin menurun dari 18,94% menjadi 13,86%. Namun, masih lebih tinggi dibandingkan angka kemiskinan nasional, yaitu 10,70%,” kata Ridho dalam surat elektronik yang diterima duajurai.co.

Kendati demikian, lanjut dia, program-program prioritas ketanagakerjaan dan kesehatan masih memerlukan dukungan dari seluruh stakeholder pembangunan, baik tingkat daerah maupun Pemerintah Pusat. Untuk itu, Pemprov Lampung mengharapkan dukungan dari para anggota Komisi IX DPR terkait alokasi pendanaan melalui APBN.

Alokasi dimaksud terkait peralatan kesehatan untuk pelayanan spesialistik dan penunjang di RSUD Bandar Negara Husada, Lampung Selatan. Kemudian, pengembangan pelayanan Rumah Sakit Umum Daerah Abdul Moeloek (RSUDAM) dan Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Provinsl Lampung. (Selain itu), revitalisasi Balai Latihan Kerja (BLK) serta pelaksanaan pelatihan berbasis kompetensi,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Tim Rombongan Komisi IX DPR Dede Yusuf dalam sambutannya menyampaikan, pembangunan sumber daya manusia (SDM) harus sejalan dengan program Pemerintah Pusat. Hal itu sesuai dengan bidang tugas Komisi IX mengenai pendidikan, peningkatan kualitas guru tenaga pendidik,  serta sarana prasarana pendidikan.

“Mengenai kesehatan, fokus kami tidak hanya rumah sakit. Namun, penguatan peran Puskesmas dalam menangani dan melayani persoalan kesehatan masyarakat. Salah satu poin pentingnya adalah distribusi tenaga medis secara proporsional di seluruh puskesmas di Lampung,” kata dia.(*)


Komentar

Komentar

Check Also

Kecelakaan Maut Tol Sumatra, Kristyowati Mau Pindah Sekolah ke Bandar Lampung

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Sebanyak empat orang tewas dalam kecelakaan di Jalan Tol Trans Sumatra (JTTS) Kilometer …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *