Festival Film Indie Lampung, Film ‘Sedeng Sang’ Borong 6 Penghargaan


Ilustrasi Festival Film Indie Lampung | ist

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Film ‘Sedeng Seng’ berhasil memborong enam penghargaan pada Festival Film Indie Lampung (FFIL) tingkat nasional. Kegiatan tersebut digelar Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Darmajaya Computer and Film Club (DCFC) Institut Informatika dan Bisnis (IBI) Darmajaya, beberapa waktu lalu.

Berdasar surat elektronik yang diterima duajurai.co, Film ‘Sedeng Sang’ meraih penghargaan kategori film terbaik, sutradara terbaik (M Reza Fahriayansyah), dan aktor terbaik (Be Get). Kemudian, penyunting gambar (Aditya Aries), penata gambar terbaik (Rachmad Maulana Ramadhan), dan aktor pendukung pria terbaik (Khairul Adha).

Film ‘Sedeng Sang’ berkisah tentang kehidupan masyarakat di Kabupaten Kutai Timur. Mereka rela menjual lahan mereka kepada pihak swasta untuk dijadikan sebagai perkebunan sawit. Film tersebut mengajarkan tentang perjuangan hidup masyarakat setempat untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari dan biaya sekolah anaknya. Dikemas apik oleh rumah produksi Borneo Films Yogyakarta, film ini juga mengandung pesan tentang pentingnya pendidikan dan kelestarian lingkungan.

Sementara itu, penghargaan lainnya, yakni kategori film Lampung terbaik diraih oleh film berjudul ‘Ujian Semester’ (PH Rumah Film KPI Lampung), kategori ide cerita terbaik diraih oleh film berjudul ‘Sekian Malam Yang Pertama’ (PH Aranck Project Yogyakarta), kategori film pelajar terbaik diraih oleh film berjudul ‘Telophone’ (PH SMA Int. Budi Mulia Dua Yogyakarta), kategori aktris terbaik diraih oleh Alyssa Isnan NB dalam film berjudul ‘Somnium’ (PH Institut Kesenian Jakarta).

Kemudian, kategori penata musik terbaik diraih oleh Mohamad Yusuf dalam film berjudul ‘Battu Ri Tanayya ‘(PH Tanayy Art Makasar), kategori aktris pendukung wanita terbaik diraih oleh Warsinah dalam film berjudul ‘Bagus’ (PH Scema Production Yogyakarta), serta kategori film terfavorit umum dan terfavorit Lampung diraih film berjudul ‘Demi Sepotong Kue’ (PH SMA Negeri 2 Bandar Lampung).

Ketua UKM DCFC Nesa Nugraha mengatakan, FFIL diikuti 135 peserta se-Indonesia meliputi 105 film kategori umum, dan 30 film kategori pelajar. Pihaknya melibatkan tiga dewan juri nasional dalam FFIL , akni Sutadara Film Sang Kiai Rako Prijanto, CEO Dslr Cinematography Benny Kadarhariarto, dan Editor Film ‘Warkop DKI Reborn Jangkrik Boss’ Wawan Idati Wibowo.(*)


Komentar

Komentar

Check Also

Hotel Pertama di Lampung, Radisson Luncurkan Paket Menu Afternoon Tea

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Hotel Radisson Lampung meluncurkan paket menu afternoon tea. Radisson merupakan hotel pertama di …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *