Mulai Membaik, Epen Pengidap Gangguan Jiwa yang Dirantai Minta Pulang


EPEN, penderita gangguan jiwa, dirantai di kamar mandi, Selasa, 25/4/2017. Warga Jalan Padat Karya, Kampung Kubang, RT 04, Kelurahan Way Gubak, Kecamatan Sukabumi, Kota Bandar Lampung, itu terpaksa dirantai karena khawatir meresahkan warga setempat. | Rudi Sabli/duajurai.co

GEDONGTATAAN, duajurai.co – Epen (30), pengidap gangguan jiwa yang pernah dirantai, kini kondisinya mulai membaik. Pemuda yang tinggal di Jalan Padat Karya, Kampung Kubang, RT 04, Kelurahan Way Gubak, Kecamatan Sukabumi, Kota Bandar Lampung, itu minta pulang ke rumahnya.

“Epen mulai tenang. Waktu saya temui tadi, dia mau pulang ke rumah,” kata Davit, Humas Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Lampung, saat ditemui di tempat kerjanya, Kurungan Nyawa, Gedongtataan, Kabupaten Pesawaran, Jumat, 28/4/2017.

Dia mengatakan, Epen mengaku dirantai di rumah sekitar satu pekan. Pihak keluarga mengikat kakinya dengan rantai besi. “Tapi, sekarang Epen mulai tenang. Rencananya, kami akan memindahkan Epen ke ruang tenang, hari ini,” ujarnya.

Epen dibawa ke RSJ Lampung pada Rabu lalu, 26 April 2017. Dia dibawa setelah duajurai.co memberitakan kondisi Epen yang dirantai di kamar mandi. Pihak keluarga belum pernah mengobati Epen secara medis karena tak punya biaya. Meski sudah melapor ke RT setempat, namun tak ada tindak lanjut.(*)

Baca juga Epen Penderita Gangguan Jiwa yang Dirantai Sudah Bisa Diajak Bicara

Laporan Hertia Tri


Komentar

Komentar

Check Also

Musim Hujan, Distan Pangkas Pohon di Jalanan Bandar Lampung

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Dinas Pertanian (Distan) Kota Bandar Lampung memangkas pohon di sejumlah titik. Langkah …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *