Gubernur Lampung Nilai Hasil Survei Kuadran Manuver Politik


Gubernur Lampung M Ridho Ficardo | Imelda Astari/duajurai.co

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Gubernur Lampung M Ridho Ficardo tidak ambil pusing terkait hasil survei Kuadran yang memberinya lampu kuning pada Pilgub 2018 mendatang. Malah sebaliknya, Ketua Partai Demokrat Lampung itu menilai hasil survei Kuadran sebagai manuver politik.

“Buat saya, itu bukan peringatan, tapi lebih kepada manuver politik saja. Kalau hasil survei, kami punya lembaga yang kami yakini. Karena yang kami yakini itulah yang nengantarkan kami menjadi gubernur,” kata Ridho usai menghadiri rapat paripurna di DPRD Lampung, Telukbetung, Bandar Lampung, Jumat petang, 28/4/2017.

Dia mengatakan, pihaknya tak perlu menyikapi hasil survei tersebut. Terlebih, lembaga yang melakukan survei dinilainya belum memiliki kredibilitas, bahkan baru muncul menjelang Pilgub Lampung. “Saya juga punya data dari lembaga yang kami anggap kredibel. Terkait dengan situasi kepentingan politik, ada data yang bisa kami buka ke publik, ada yang tidak, demi keamanan pembangunan,” ujarnya.

Ridho menambahkan, berdasar data yang diperolehnya, kepuasan publik terhadap kinerja gubernur Lampung mencapai 69%. Sebelumnya, hal itu belum pernah terjadi. “Itu data Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) yang kredibilitasnya kami yakini. Kami meyakini data tersebut. Walaupun saya yang bayar, saking dekatnya saya malah bisa berutang. Tapi, saya tak bisa bayar supaya datanya berubah. Datanya tetap apa adanya,” kata dia.

Lembaga Survei Kuadran memberi lampu kuning untuk Ridho Ficardo terkait Pilgub 2018 mendatang. Pasalnya, berdasar survei Kuadran, meski menang secara popularitas, namun Ridho kalah telak dari Herman HN ihwal elektabilitas dan akseptabilitas bakal calon (balon) gubernur Lampung.(*)

Baca Pilgub Lampung 2018, Kuadran Beri Lampu Kuning untuk Ridho Ficardo

Laporan Imelda Astari


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Top