Videokan Truk Sampah Bandar Lampung “Ampun Deh”, Andi Desfiandi: Menyedihkan dan Memalukan


Dr Andi Desfiandi | ist

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Dr Andi Desfiandi, Ketua Yayasan Alfian Husin yang menaungi perguruan tinggi swasta terkemuka di Lampung, IBI Darmajaya, prihatin atas buruknya kondisi truk pengangkut sampah di Kota Bandar Lampung. Dengan matanya sendiri, Andi menyaksikan betapa mengenaskannya kondisi truk sampah di Kota Tapis Berseri.

“Menyedihkan dan memalukan. Selain mengotori jalanan karena sampah keluar dari truk, itu juga membahayakan pengguna lalu lintas lainnya serta pengemudi truk itu sendiri,” tandas Andi dalam percakapan via WhatsApp dengan duajurai.co, Rabu sore, 26/4/2017.

Baca dan tonton VIDEO: Truk Sampah Pemkot Bandar Lampung…Ampuunn Deh

Kondisi dimaksud didapati Andi saat melintasi Jalan Raden Intan, Bandar Lampung, pada Selasa siang kemarin, 25/4/2017, sekira pukul 11.30 WIB. Di jalan protokol tersebut, persis di depan mobil yang dikendarai Andi, saat itu melaju truk pengangkut sampah yang tampak sudah tidak layak untuk beroperasi.

Secara fisik, truk yang diduga milik Pemerintah Kota Bandar Lampung dengan nomor polisi pelat merah BE 9852 AZ, memang mengenaskan. Bak truk yang berwarna cokelat karena berkarat sudah miring ke kiri sekitar 3-5 derajat. Badan bak besi itu juga tidak lagi tepat di tengah rangka truk, namun sudah doyong ke sebelah kiri.

Pintu di bak tampak tidak lagi menutup rapat dan hanya diikat tali temali seadanya agar tidak terbuka saat truk berjalan. Di bagian tengah, celah antara pintu bagian kiri dan kanan, kantong-kantong sampah berjejal sesak seakan hendak jatuh. Di bagian bawah bak juga terlihat beberapa kantong plastik berisi sampah digantung begitu saja.

Melihat pemandangan itu, Andi Desfiandi spontan merekam dengan kamera ponselnya. Beberapa jam kemudian, video berdurasi hanya 10 detik tersebut diunggah mantan Rektor IBI Darmajaya dua periode itu ke akun Facebook-nya, Andi Desfiandi dan Andi Desfiandi Full.

“Ampun dehhh,” komentar singkat Andi bernada prihatin yang terdengar dalam video. “Truk sampah Pemda Bandar Lampung yang sangat layak untuk kota yang berharap menjadi kota metropolitan…” demikian ditulisnya sebagai status Facebook menyertai video.

Menurut Andi, truk sampah tersebut sebaiknya tidak lagi digunakan. Selain membahayakan pengguna lalu-lintas lainnya, hal itu juga malah menimbulkan masalah kebersihan lain seperti sampah yang berserakan dari truk serta mengeluarkan bau yang tidak sedap.

Komentar

Komentar

Check Also

Jelang Tahun Baru, Chandra Mal Boemi Kedaton Diskon Snack-Minuman

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Supermarket Chandra Mal Boemi Kedaton (MBK) memberikan harga spesial untuk aneka makanan ringan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *