Wow..Berusia 86 Tahun, Suwarno Masih Jual Es Cincau di Depan RS DKT Bandar Lampung


Suwarno, kakek pedagang es cincau di depan RS DKT Bandar Lampung | Hertia Tri Septi / duajurai.co

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Cahaya matahari cukup menyengat kulit. Lalu lalang kendaraan di Jalan Dr A Rivai, Penengahan, Bandar Lampung sedang tak terlalu padat. Seorang kakek bertopi caping tampak sibuk merapikan posisi centong, gelas dan toples yang tertata di atas gerobaknya.

Namanya Suwarno, usianya 86 tahun. Dia seorang pedagang es cincau yang biasa mangkal di seberang rumah sakit DKT Bandar Lampung. Di usianya yang sudah senja, Suwarno tampak cekatan dan tak terlihat ringkih apalagi malas melakoni pekerjaannya itu.

“Daripada menganggur di rumah, ya mending dagang,” kata Suwarno kepada duajurai.co Kamis siang, 20/4/2017.

Suwarno mengaku sudah berjualan es cincau di sana sejak empat tahun lalu. Baginya, berdagang es cincau adalah sebuah hobi. Bukan soal seberapa besar uang yang ia dapatkan, tapi soal bagaimana dia memanfaatkan waktu di sisa hidupnya untuk terus bekerja dan tak menyusahkan orang lain.

“Saya bosan kalau di rumah terus. Saya memang senang buat cincau dari dulu, jadi saya jual es cincau saja,” katanya sembari menuangkan cairan gula aren ke dalam plastik ukuran seperempat kilogram yang sudah terlebih dahulu diisi pecahan es batu itu.

Suwarno menjelaskan, setiap harinya dia mulai mangkal sekitar pukul 12 siang. Biasanya, jika cuaca mendukung, dagangannya itu akan ludes dan sudah bisa kembali ke rumah pada pukul 3 sore.

“Tiap sore atau malam, saya dan istri membuat cincaunya. Daun cincaunya juga tanam sendiri di rumah. Jadi gak terlalu repot cari-cari daun cincaunya. Kalau sudah dibuat ya disimpan saja, besoknya tinggal dijual,” jelasnya.

Rumah Suwarno terletak di Jalan Sam Ratulangi, tidak jauh dari lokasinya berjualan. Ia hanya tinggal bersama sang istri. Dia mmemiliki satu orang putra, dan empat putri, namun sudah tak lagi tinggal serumah dengannya.

“Lima anak saya sudah berkeluarga semua. Jadi ya saya berdua istri saja di rumah,” tutur Suwarno sambil menutup kembali termosnya yang berisi es batu. (*)

Laporan Hertia Tri Septi


Komentar

Komentar

Check Also

Hotel Pertama di Lampung, Radisson Luncurkan Paket Menu Afternoon Tea

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Hotel Radisson Lampung meluncurkan paket menu afternoon tea. Radisson merupakan hotel pertama di …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *