Cuma Rp15 Ribu, Nikmati Sensasi Pedas Cabai Caplak di Mister Geprek Bandar Lampung


Menu ayam geprek di Mister Geprek | Hertia Tri Septi / duajurai.co

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Bagi sebagian besar orang Sumatra, mungkin akan merasa tak nikmat ketika menyantap makanan tanpa ada sentuhan pedas dari si buah Cabai. Jika pembaca sedang ingin makan yang pedas-pedas, datang saja ke Rumah Makan Mister Geprek yang terletak di Jalan Soemantri Brojonegoro, Bandar Lampung, atau tepatnya di jalur dua Universitas Lampung (Belakang Skripsi Joni).

Mister Geprek menyediakan menu ayam goreng tepung yang digeprek, lalu dibaluri sambal yang siap menggoyang lidah. Selain itu, dijamin bisa membuat pembeli heboh berdesis sembari berkucur keringat saat menyantap sajian sambal khas di sana. Rasa pedas yang ditawarkan di Mr Geprek berasal dari cabai rawit merah atau yang lebih dikenal dengan Cabai Caplak.

“Orang Lampung kan lidahnya suka dengan yang pedas-pedas, jadi kami pakai Cabai Caplak dari Bandung,” kata Adji Sapto, Pemilik Mister Geprek, saat ditemui duajurai.co, Kamis, 20/4/2017.

Menu Ayam Geprek di sana, dibanderol dengan harga rata-rata Rp15 ribu per porsi. Selain yang original, di sana juga tersedia fariasi menu seperti ayam geprek Buto Ijo dan ayam geprek saus naga. “Kalau untuk harga semuanya sama Rp15 ribu, tapi kalau untuk buta ijo dan saus naga tidak gratis es teh,” katanya.

Dia menambahkan, selain ada menu ayam geprek, tersedia juga aneka minuman yang bisa menyegarkan kembali lidah yang terasa panas oleh Cabai Caplak. Adapun beberapa menu minuman yang bisa jadi pilihan di antaranya es jeruk, lemon tea, wedang jahe, chocobar, es teh tarik, milosaurus, vareo, dan lain-lain. “Aneka minuman di sini dibanderol dengan harga mulai dari Rp4.000-Rp6.000 per gelas. Jadi, bisa terjangkau semua kalangan,” imbuhnya. (*)

Laporan Hertia Tri Septi 


Komentar

Komentar

Check Also

Gobela, Keripik Balado Ikan Kalapan Inovasi Mahasiswa Darmajaya Lampung

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Bella Cahya Kusuma, mahasiswa Jurusan Manajemen Institut Informatika dan Bisnis (IIB) …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *