Sebelum Buka Kedai Bakso di Unila, Yon Maryono Dagang Pakai Gerobak


Yon Maryono, pemilik Kedai Bakso&Mi Ayam Mas Yon Unila | Hertia Tri/duajurai.co

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Sebelum membuka kedai bakso dan mi ayam di kompleks Universitas Lampung (Unila), Yon Maryono (55) lebih dahulu berdagang pakai gerobak. Dia sekitar empat tahun mencari rezeki dengan menjajakan makanan pakai gerobak.

Yon mulai berjualan bakso sejak 1980-an. Waktu itu, dia berdagang di Jakarta dan kawasan Puncak, Bogor, Jawa Barat. Pada 1987, dia memutuskan mengadu nasib ke Lampung.

“Saya ke Lampung atas saran keluarga. Katanya, daerah Lampung datar, tidak seperti kawasan Puncak yang menanjak. Akhirnya, saya dagang pakai gerobak di sini (Lampung), enggak dipikul lagi,” kata Yon, pemilik Kedai Bakso&Mi Ayam Mas Yon Unila, kepada duajurai.co, Selasa, 18/4/2017.

Keputusan Yon merantau ke Lampung dengan harapan usahanya lebih maju. Kala berjualan pakai gerobak, dia menjual bakso seharga Rp25 per porsi. “Waktu itu, saya enggak mematok harga. Berapa saja orang mau beli pasti saya layani,” ujarnya.(*)

Baca juga Kedai Bakso&Mi Ayam Mas Yon Unila “Legendaris” Kini Berkurang Pembeli

Laporan Hertia Tri


Komentar

Komentar

Check Also

Hotel Pertama di Lampung, Radisson Luncurkan Paket Menu Afternoon Tea

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Hotel Radisson Lampung meluncurkan paket menu afternoon tea. Radisson merupakan hotel pertama di …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *