Kedai Bakso&Mi Ayam Mas Yon Unila “Legendaris” Kini Berkurang Pembeli


 

Kedai Bakso&Mi Ayam Mas Yon Unila | Hertia Tri/duajurai.co

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Kedai Bakso&Mie Ayam Mas Yon di kompleks Kampus Universitas Lampung (Unila) mulai beroperasi sejak 1991. Kini, warung makan “legendaris” itu berkurang pembeli.

“Pelanggan turun sekitar 30% pada akhir 2016. Mungkin karena keadaan ekonomi saat ini,” kata Yon Maryono (55), pemilik Kedai Bakso&Mi Ayam Mas Yon Unila, kepada duajurai.co, Selasa, 18/4/2017.

Meski demikian, Yon tidak merasa putus asa. Sebaliknya, pria yang rambutnya memutih itu berencana buka cabang. Saat ini, dia sedang mencari lokasi yang pas untuk buka kedai bakso dan mi ayam. “Lagi cari lokasi yang cocok (untuk buka cabang),” ujarnya.

Yon menambahkan, pihaknya menjual bakso dan mi ayam relatif terjangkau. Satu porsi bakso dijualnya seharga Rp15 ribu. Kemudian, mi ayam satu porsi Rp10 ribu, dan mi ayam-bakso Rp16 ribu per porsi. Namun, ketika ditanya omzetnya sehari, dia tak bersedia menjawab. “Kalau soal itu rahasia perusahaan,” ucap Yon seraya tersenyum.(*)

Baca juga Mas Yon, Pemilik Kedai Bakso&Mi Ayam “Legendaris” di Universitas Lampung

Laporan Hertia Tri


Komentar

Komentar

Check Also

Hotel Pertama di Lampung, Radisson Luncurkan Paket Menu Afternoon Tea

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Hotel Radisson Lampung meluncurkan paket menu afternoon tea. Radisson merupakan hotel pertama di …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *