Antre 2 Jam di Poliklinik RSUDAM Lampung, Pasien Sakit Jantung Ini Pusing


PASIEN rawat jalan berjubel di Gedung Poliklinik RSUDAM Lampung, Selasa, 18/4/2017. Penumpukan pasien di sana karena pihak rumah sakit memindahkan loket pelayanan rawat jalan ke poliklinik. | Hertia Tri/duajurai.co

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Pasien rawat jalan bernama Sulastri (63) mengaku pusing setelah antre sakitar dua jam di Poliklinik RSUDAM Lampung, Selasa, 18/4/2017. Perempuan yang mengidap sakit jantung itu sudah lama menunggu giliran di loket pelayanan BPJS Kesehatan.

“Saya sudah lama menunggu, tapi belum juga dipanggil. Kepala saya sudah pusing dari tadi,” kata Sulastri di Gedung Poliklinik RSUDAM, Bandar Lampung.

Warga Padang Cermin, Kabupaten Pesawaran, itu sengaja datang untuk berobat. Dia hendak memeriksakan kondisi jantungnya. “Cuma mau kontrol jantung. Saya habis dirawat sekitar tiga minggu yang lalu,” ujarnya.

Menurut Sulastri, pelayanan di rumah sakit pemerintah itu kurang efisien sejak loket pelayanan pasien rawat jalan dialihkan ke gedung poliklinik. Sebab, pengalihan pelayanan itu membuat penumpukan pasien di poliklinik. “Pasien berjubel enggak karuan. Tidak efektif kalau kayak gini,” kata dia.

Sebelumnya, RSUDAM menggabungkan layanan pasien rawat jalan dan poliklinik. Penggabungan tersebut karena pihak RSUDAM akan membangun gedung baru, yakni gedung rawat jalan. “Penggabungan layanan rawat jalan dan poliklinik akan berlangsung selama satu tahun,” kata Akhmad Sapri, Kepala Sub Bagian (Kasubag) Humas RSUDAM Lampung, kemarin.(*)

Baca juga Poliklinik RSUDAM Lampung Masih Berjubel Pasien

Laporan Hertia Tri


Komentar

Komentar

Check Also

Konser 2 Generasi di Graha Wangsa Lampung, Hiburan Jelang Pemilu

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Graha Wangsa dan Djubir Production menghadirkan konser dua generasi untuk menghibur masyarakat Lampung. …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *