Mengenal Suyitno, Pelukis Wajah Para Pejabat Lampung (2-habis)


Suyitno, pelukis wajah | Imelda Astari/duajurai.co

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Selain melukis wajah, Suyitno juga telah menelurkan karya-karya lukis lainnya. Ayah lima anak itu dikenal sebagai pelukis beraliran naturalisme. Namun demikian, Ia juga memiliki beberapa lukisan yang beraliran realisme.

Suyitno menekuni dunia lukis sejak kecil, saat masih tinggal di Cepu. “Waktu kecil saya suka sekali melukis. Saya belajar lukis di kertas, lalu lama-lama belajar di kain. Awalnya, saya belum bisa pakai warna. Jadi, masih hitam putih, mengikuti warna di foto. Zaman dahulu kan fotonya warna hitam putih, agak abu-abu begitu,” kenang Suyitno.

Pada 1960-an, Suyitno yang beranjak dewasa sempat bekerja di Perhutani di tanah kelahirannya. Lalu, ia keluar dari pekerjaannya pada 1968. Kemudian, suami Zubaidah itu mencoba peruntungan dengan berdagang kayu gelondongan dari Cepu. Namun, saat itu harga kayu terbilang rendah, sehingga usahanya bangkrut. Suyitno pun memutuskan pergi ke Jakarta pada 1969-1973. Di sana, ia mulai mendalami dunia lukis.

Lalu, hijrah ke Palembang pada 1973. Di Kota Pempek itulah ia bertemu dengan Zubaidah. Pada 1975, Suyitno membawa istrinya ke Lampung. Mereka menempati sebuah rumah di kawasan Way Jepara, Lampung Timur (dahulu Lampung Tengah).

“Setelah saya tinggal di Lampung, sekitar tahun 1976, saya mulai mendalami profesi sebagai pelukis wajah. Saat itulah saya mulai dikenal dan diminta untuk melukis wajah-wajah pejabat. Barulah pada 1985 saya pindah ke Bandar Lampung, dan pesanan lukis wajah pejabat semakin banyak,” ujarnya.

Suyitno sudah puluhan kali turut serta dalam event-event pameran di Lampung. Sejak 1973-2017, ia telah menghasilkan sebanyak 687 lukisan. Suyitno memang rajin mencatat dan mendokumentasikan karya-karyanya dalam bentuk foto. “Saya catat lukisan apa saja yang pernah saya buat, baik itu yang terjual maupun yang saya berikan ke orang,” ucap Suyitno sembari menunjukkan sebuah buku dokumentasi yang tampak tertata rapi.(*)

Laporan Imelda Astari


Komentar

Komentar

Check Also

Hotel Pertama di Lampung, Radisson Luncurkan Paket Menu Afternoon Tea

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Hotel Radisson Lampung meluncurkan paket menu afternoon tea. Radisson merupakan hotel pertama di …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *