6 Sikap Repdem Lampung Songsong Pilkada 2018


Grace P Nugroho, Ketua DPD Repdem Lampung | ist

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Pemilihan kepada daerah (pilkada) serentak akan kembali digelar pada 2018 di berbagai daerah di Indonesia. Khusus Lampung, pilkada akan berlangsung di tiga wilayah yakni Provinsi Lampung, Kabupaten Tanggamus dan Kabupaten Lampung Utara.

Menyikapi kontestasi demokrasi lim tahunan tersebut, Relawan Perjuangan Demokrasi (Repdem) Lampung,  organisasi sayap PDI Perjuangan menilai, kondisi demokrasi saat ini harus dikembalikan menjadi milik rakyat.

“Demokrasi bukan ajang pertikaian kelompok elite, tapi artikulasi kepentingan rakyat.” Demikian disampaikan Ketua DPD Repdem Lampung Grace P Nugroho dan Sekretaris Muhammad Fitri Aliansyah dalam siaran pers yang diterima duajurai.co, Jumat, 31/3/2017.

Khusus menyongsong pilkada tiga wilayah di Lampung pada 2018, Repdem yang dimandati menjadi pelopor untuk memperkuat demokrasi kerakyatan, menyatakan sikap dan seruan sebagai berikut:

  1. Menolak segala bentuk kampanye yang tidak bermartabat dan tidak menunjukkan sebagai manusia ber-Ketuhanan Yang Maha Esa, yang melakukan tindakan memecah kebangsaan dengan menggunakan isu-isu golongan (SARA) yang sebenarnya hanya untuk kepentingan elite politik semata namun mengorbankan kepentingan rakyat.
  2. Menolak cara-cara menyerang secara individual (ad hominem) dan logika-logika yang menyesatkan, karena sama sekali tidak memberikan pendidikan politik dan memperbaiki kualitas demokrasi.
  3. Pilkada adalah proses konsolidasi demokrasi yang terus menerus demi kesejahteraan rakyat dan untuk mendukung kemajuan Indonesia selaku negara demokrasi terbesar di dunia.
  4. Mendukung proses demokrasi yang sehat, rasional, dan berlandaskan kepada konstitusi negara. Berbagai pelajaran dalam pilkada serentak 2015 dan 2017menjadi bahan perbaikan untuk pilkada serentak 2018 dan menuju konsolidasi demokrasi yang utama yaitu Pemilu 2019.
  5. Menyerukan semua pihak terlibat dalam proses pilkada, agar kualitas demokrasi yang dihasilkan menjadi sebanding dengan biaya, tenaga, dan sumberdaya yang dikeluarkan. Dan yang paling utama adalah melakukan promosi terhadap upaya membangun kesejahteraan rakyat.
  6. Membuka diri bagi setiap elemen-elemen demokrasi di Lampung untuk membangun kerjasama dalam rangka pendidikan politik dan membangun budaya demokrasi yang sehat dan bermartabat.(*)

Komentar

Komentar

Check Also

Fraksi PKS Lampung Siapkan Program Pendidikan Demokrasi

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Masyarakat masih kurang memahami tupoksi (tugas pokok dan fungsi) anggota DPRD. …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *