Beroperasi Awal 2017, Omzet Taman Penangkaran Rusa Wan Abdul Rachman Masih Turun Naik


PENGUNJUNG sedang memberi makan rusa di Taman Penangkaran Rusa Taman Hutan Raya (Tahura) Wan Abdul Rachman, Kemiling, Bandar Lampung, Sabtu, 18/3/2017. Masyarakat yang hendak bertamasya ke sana dikenakan tarif masuk cuma Rp10 ribu per orang. | Hertia Tri/duajurai.co

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Taman Penangkaran Rusa Taman Hutan Raya (Tahura) Wan Abdul Rachman di Kelurahan Sumber Agung, Kecamatan Kemiling, Kota Bandar Lampung, mulai beroperasi awal 2017. Hingga kini, omzet tempat tamasya itu masih turun naik alias belum stabil.

“Untuk omzet masih turun naik,” kata Mirdani, pengelola Taman Penangkaran Rusa Tahura Wan Abdul Rachman, Sabtu, 18/3/2017.

Dia mengatakan, pendapatan Taman Penangkaran Rusa Wan Abdul Rachman pada Senin-Sabtu berkisar Rp100 ribu-Rp500 ribu. Omzet tersebut naik drastis pada Minggu, yakni sekitar Rp1 juta-Rp2 juta. “Hari Minggu baru ramai pengunjung yang datang ke sini,” ujarnya.

Selain rusa, Taman Penangkaran Rusa Wan Abdul Rachman juga memiliki sejumlah fasilitas. Beberapa di antaranya rumah pohon, sangkar burung, dan gubuk untuk bersantai. Anda yang ingin bertamasya ke sana dikenakan tarif masuk sebesar Rp10 ribu per orang. Dengan membayar tarif masuk, pengunjung bebas biaya parkir dan dapat menggunakan segala fasilitas, kecuali rusa. Anda yang ingin memberi makan hewan menyusui itu mesti membeli makanan rusa berupa kangkung dari pihak pengelola. Harganya, cuma Rp5.000 per ikat.(*)

Baca juga Bayar Rp10 Ribu, Anda Bisa Pakai Semua Fasilitas di Taman Penangkaran Rusa Wan Abdul Rachman

Laporan Hertia Tri


Komentar

Komentar

Check Also

Jelang Tahun Baru, Harga Telur di Bandar Lampung Tembus Rp24 Ribu

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Harga telur ayam merangkak naik menjelang tahun baru. Kini, harganya di pasaran tembus …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *