Cocok untuk Lampung, Kekuatan Beban Jalan Jaring Laba-Laba Hingga 30 Ton


Dirut PT Katama Suryabumi Kris Suyanto (kiri) menerima penghargaan dari Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, beberapa waktu lalu. | Kris Suyanto

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Kris Suyanto, Direktur Utama PT Katama Suryabumi, pemegang hak paten Teknologi Jaring Laba-Laba (JLL/Jalla), menyatakan, Teknologi JLL cocok untuk jalan di Provinsi Lampung. Kualitas jalan dengan teknologi ini sangat baik bahkan mampu menahan beban hingga 30 ton.

“Kekuatan beban jalan yang menggunakan konstruksi ini mulai dari muatan sumbu terberat (MST) 25 sampai 30 ton,” kata Kris Suyanto kepada duajurai.co di Bandar Lampung, Sabtu, 11/3/2017.

Dia mengatakan, konstruksi jalan dengan sistem ini terdiri dari pelat beton bertulang yang diperkaku rib-rib beton bertulang (rusuk penyangga). Rongga di antara rib-rib diisi dengan tanah dan pasir yang dipadatkan sesuai dengan persyaratan yang secara keseluruhan membentuk badan jalan. Hal itu sesuai yang direncanakan menurut garis-garis ketinggian, kelandaian, ukuran, penampang melintang dan penyelesaian akhir.

“Kelas beton yang digunakan untuk rib tersebut minimal harus K-250 sesuai seksi 7,1. Sedangkan untuk pelat KSLL adalah minimum K-300 sesuai seksi 7,1 spek umum Bina Marga,” bebernya.

Kris menambahkan, Konstruksi Jaring Laba-Laba sudah mendapatkan penghargaan Konstruksi Indonesia dan Penghargaan Upakarti. Kemudian, Menristek Award pada 2008, Indocement Award, dan lainnya.

“Penyedia jasa akan mendapat dukungan teknik berupa technical assistance selama fisik pembangunan dari pemegang paten teknologi ini. Nantinya pengguna jasa bersama dengan pemegang paten akan melakukan kegiatan perencanaan (cost technology) terkait penggunaan Teknologi JLL,” ujarnya.

Baca Kris Suyanto: Teknologi Jaring Laba-Laba Cocok untuk Jalan di Lampung

Laporan Imelda Astari


Komentar

Komentar

Check Also

Tangani Covid-19, Nanang Minta Dinas Kesehatan Lamsel Fokus 3 Kecamatan

KALIANDA, duajurai.co – Bupati Nanang Ermanto meminta Dinas Kesehatan Lampung Selatan untuk berkonsentrasi di tiga …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *