Andi Surya: Tol Sumatera Beroperasi, Bakauheni-Merak Bakal Jadi “Neraka”


Anggota DPD Andi Surya | Imelda Astari/duajurai.co

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co — Pembangunan Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) di ruas wilayah Lampung diprediksi akan menambah volume lalu lintas secara signifikan yang kemudian berakibat kemacetan luar biasa di pintu penyeberangan Pelabuhan Bakauheni.

Di wilayah Provinsi Lampung, ruas JTTS mencapai panjang sekitar 140 kilometer mulai dari Bakauheni di Lampung Selatan hingga perbatasan Sumatera Selatan. Saat ini konektivitas Sumatera-Jawa hanya dilayani 5 pelabuhan penyeberangan di Bakauheni dan Merak, dari 10 pelabuhan penyeberangan yang menjadi rencana Kementerian Bappenas.

“Bayangkan saja berapa ribu kendaraan bertambah setiap hari berlalu-lalang melintasi penyeberangan Bakauheni-Merak nanti sebagai akibat lancarnya moda Tol Sumatera ini,” ujar anggota DPD RI asal Lampung Andi Surya dalam rilisnya kepada duajurai.co, Selasa, 28/2/2017.

Ia mengatakan, di ssatu sisi pemerintah tengah giat mengejar target pembangunan JTTS pada 2018 untuk menyambut SEA Games 2018 di Palembang, Sumsel. Di lain sisi, pemerintah belum memikirkan konsekuensi dari kehadiran tol ini di ujung Sumatera di mana memungkinkan terjadinya ‘bottle neck‘ berkilo-kilo meter nantinya.

“Ini merupakan ancaman dan malapetaka dalam sejarah perhubungan darat Indonesia. Dua sisi wilayah yaitu Merak dan Bakauheni akan menjadi neraka kemacetan terutama saat-saat menghadapi Lebaran dan hari-hari besar lainnya,” tegasnya.

Andi melanjutkan,  dengan perkembangan signifikan sebagai imbas kehadiran JTTS, pemerintah tidak cukup hanya mengandalkan 5 sampai 10 pelabuhan penyeberangan. Solusi paling memungkinkan adalah menggagas kembali upaya membangun Jembatan Selat Sunda (JSS).(*)


Komentar

Komentar

Check Also

Tangani Covid-19, Nanang Minta Dinas Kesehatan Lamsel Fokus 3 Kecamatan

KALIANDA, duajurai.co – Bupati Nanang Ermanto meminta Dinas Kesehatan Lampung Selatan untuk berkonsentrasi di tiga …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *