IB Ilham Malik: Kepala Daerah di Lampung Tidak Ingin Punya Jalan Bagus


JALAN RA Basyid, Karangsari, Jati Agung, Lampung Selatan rusak berat, Foto diambil Minggu, 20/2/2017 | duajurai.co/juwendra asdiansyah

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Banyaknya jalan rusak di Provinsi Lampung tidak hanya disebabkan oleh persoalan yang bersifat teknis. Dari segi nonfisik, kerusakan terjadi terutama akibat kebijakan pemerintah yang keliru.

“Ada kekeliruan pemerintah daerah dalam perencanan pembangunan,” kata pengamat transportasi Ida Bagus Ilham Malik dalam acara Kafe Juwe di Radio Andalas 102,7 FM, Jumat, 24/2/2017.

Menurut Ilham, dilihat dari kebijakan, baik hal fisik maupun variabel-variabel lain yang mempengaruhinya, tidak ada keinginan kuat dari pemerintah daerah, terutama kepala daerah, untuk memiliki jaringan jalan yang baik

“Kalau kepala daerah ingin punya jaringan jalan yang baik, pasti semua jalan akan baik. Sebaliknya, jika kepala daerahnya tidak punya keinginan, kita akan sulit punya jalan yang baik,” tegas dosen Fakultas Teknik Universitas Bandar Lampung (UBL) ini dalam talk show yang dipandu Juwendra Asdiansyah, Pemimpin Redaksi duajurai.co.

Ilham melanjutkan, bagi kepala daerah, untuk membenahi infrastruksut atau daerah secara umum, ada dua syaratnya. Pertama, memiliki komitmen untuk memiliki sesuatu yang baik. Kedua, komitmen tersebut harus dilandasi pengetahun.

“Komitmen tanpa pengetahuan, dia tidak tahu yang baik itu seperti apa. Di Lampung, komiten kepala daerahnya setengah-setengah, pengetahuannya tidak ada,” sesal mahasiswa doktoral bidang Urban Planning di The University of Kitakyushu, Jepang ini.

“Memang tidak enak apa yang kita katakan ini. Para pejabat di Lampung, mulai level kabid, kadis, asisten, sekda, bahkan mungkin sampai level gubernur, bupati dan wali kota, ketika kita bicara dengan mereka tentang hal ini mungkin tidak senang mendengarnya. Tetapi realitasnya memang begitu. Kondisi infrasturktur kita tak kunjung membaik dan seolah tidak ada jalan keluar,” bebernya.

Karena itu, Ilham berharap, ke depan muncul kepala daerah serta legislatif yang memiliki komitmen kuat dan pengetahuan memadai untuk memperbaiki semua keadan buruk di Lampung.

“Dengan begitu, nantinya anggaran infratstruktur jalan dan lainnya bisa dioptimalkan,” harapnya.

Kafe Juwe merupakan acara talkshow kerja sama Radio Andalas dan portal berita Lampung, duajurai.co yang berlangsung sepekan sekali setiap Jumat pukul 9-10 WIB. Selain Ilham Malik, hadir pula sebagai tamu, kemarin, Kepala Ombudsman RI Perwakilan Lampung Nur Rakhman Yusuf.(*)


Komentar

Komentar

Check Also

Tangani Covid-19, Nanang Minta Dinas Kesehatan Lamsel Fokus 3 Kecamatan

KALIANDA, duajurai.co – Bupati Nanang Ermanto meminta Dinas Kesehatan Lampung Selatan untuk berkonsentrasi di tiga …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *