Herman HN Minta Pembatalan Perda APBD Bandar Lampung Tak Dikaitkan dengan Politik


WALI Kota Bandar Lampung Herman HN turut berbicara dalam diskusi ‘Ada Apa dengan APBD Kota Bandar Lampung’, Selasa, 7/2/2017. Dalam diskusi tersebut, dia meminta pembatalan Perda APBD Bandar Lampung tidak dikaitkan dengan politik. | Imelda Astari/duajurai.com

Bandar Lampung – Wali Kota Bandar Lampung Herman HN meminta pembatalan Perda APBD Bandar Lampung tak dikaitkan dengan politik. Hal itu disampaikan Herman saat menjadi peserta diskusi ‘Ada Apa dengan APBD Kota Bandar Lampung’, Selasa, 7/2/2017.

Diskusi yang digelar Lembaga Studi Advokasi Kebijakan (LSAKA) itu berlangsung di Kafe Dawiels, Jalan RA Kartini Nomor 40, Bandar Lampung. “APBD itu makanan saya sehari-hari. Jadi, saya minta semuanya mari sama-sama membangun Kota Bandar Lampung. (Pembatalan Perda APBD Bandar Lampung ) jangan dikaitkan dengan urusan politik. Masa bodoh itu politik,” kata dia.

Untuk itu, Herman meminta Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung duduk bersama untuk mengevaluasi Perda APBD Bandar Lampung. sebab, pihaknya menyusun Perda APBD Bandar Lampung berdasarkan aturan. “Saya yakin selesai kalau duduk bersama. Sebab, kami (menyusun APBD) berpijak pada UU dan Permendagri. Yang namanya pendapatan itu sudah ada dasar hukumnya,” ujar dia.

Sebelumnya, Pemprov Lampung membatalkan sebagian Perda 13/2016 tentang APBD Kota Bandar Lampung Tahun Anggaran (TA) 2017, dan Peraturan Wali Kota Bandar Lampung Nomor 1 Tahun 2017 turunan dari Perda APBD tersebut. Menurut Sekretaris Provinsi (Sekprov) Lampung Sutono, pembatalan tersebut hasil evaluasi terhadap rancangan Perda APBD Kota Bandar Lampung bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD). Berdasar hasil evaluasi, terdapat beberapa hal dalam Perda Bandar Lampung yang tidak sesuai dengan peraturan perundang-undangan.

Misal, target pendapatan asli daerah (PAD) sebesar Rp779 miliar. Angka ini dinilai tidak rasional. Sebab, dalam empat tahun terakhir, realisasi PAD pada kisaran Rp300-an miliar. Idealnya, Pemkot Bandar Lampung menargetkan PAD Rp483,6 miliar.(*)

Baca juga Diskusi Soal APBD Bandar Lampung, Herman HN: Kabiro Keuangan Pemprov Pelajari Aturan

Laporan Imelda Astari, wartawan duajurai.com, Portal Berita Lampung Terkini Terpercaya


Komentar

Komentar

Check Also

Begini Rekayasa Lalu Lintas Peresmian Flyover Untung Suropati-RA Basyid

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Jalan layang (flyover) Untung Suropati-RA Basyid akan diresmikan pada malam pergantian tahun, Selasa …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *