BPS: Transportasi-Jasa Keuangan Sumbang Inflasi Terbesar Bandar Lampung


KABID Distribusi dan Statistik BPS Lampung Bambang Widjonarko (ketiga dari kiri) saat ekspose di Kantro BPS, 1/2/2017. Dia mengatakan, kelompok transportasi dan jasa keuangan memberikan andil yang sangat signifikan terhadap inflasi Bandar Lampung per Januari 2017. | Imelda Astari/duajurai.com

Bandar Lampung – Bambang Widjonarko, Kepala Bidang (Kabid) Distribusi dan Statistik Badan Pusat Statistik (BPS) Lampung mengatakan, kelompok transportasi dan jasa keuangan memberikan andil sangat signifikan terhadap inflasi Bandar Lampung pada Januari 2017, dibandingkan dengan periode lalu.

Menurut Bambang, beberapa komoditas yang dominan memberikan andil inflasi di antaranya biaya perpanjangan STNK, tarif listrik, beras, tarif pulsa ponsel, pemeliharaan/servis, bensin, bedak, nasi dengan lauk, cabai rawit dan udang basah.

“Kenaikan administrasi kendaraan bermotor yang sudah tujuh tahun terakhir baru mengalami kenaikan signifikan kembali,” kata dia saat ekspose di Kantor BPS Lampung, Rabu siang, 1/2/2017.

“Cabai rawit juga sempat melonjak luar biasa, tentunya pedagang tak punya pilihan lain. Apalagi orang Sumatra sangat perlu cabai. Sehingga pedagang harus menaikkan harga dan ini berpengaruh pada inflasi Bandar Lampung,” sambungnya.

Inflasi Bandar Lampung menempati peringkat ke-50 dari 82 kota yang diamati perkembangannya. Ke-82 kota tersebut mengalami inflasi, dimana yang tertinggi terjadi di Pontianak sebesar 2%. Sedangkan inflasi terendah di Manokwari 0,09%.

“Berdasarkan penghitungan inflasi tahun kalender (point to point) pada Januari 2017, adalah sebesar 0,84%, dan inflasi year on year (yoy) sebesar 3,35%,” tambahnya.(*)

Baca Tarif Perpanjang STNK-Listrik Naik, Inflasi Bandar Lampung Jadi 0,84% per Januari 2017

Laporan Imelda Astari, wartawan duajurai.com, Portal Berita Lampung Terkini Terpercaya


Komentar

Komentar

Check Also

Universitas Lampung akan Gelar Festival Edukasi Bank Indonesia

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Universitas Lampung (Unila) bekerja sama dengan Bank Indonesia (BI) dan Metro …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *