Pembangunan Gedung Tak Kunjung Rampung, Pedagang Pasar Smep Bandar Lampung Geram


PENGENDARA melintas di penampungan sementara para pedagang Pasar Smep, Selasa, 24/1/2017. Nampak lokasi itu becek, bahkan menurut salah seorang pedagang di sana, kiosnya bocor saat hujan. | Imelda Astari/duajurai.com

Bandar Lampung – Para pedagang di Pasar Smep benar-benar geram terhadap Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung dan pihak pengembang. Pasalnya, pembangunan gedung pasar itu sudah memasuki tahun keempat, namun tak kunjung rampung.

Mutia Elvi (38), pedagang, mengaku sudah tak tahu harus bagaimana agar pembangunan pasar tradisonal itu segera diselesaikan. “Saya bingung. Awalnya kami terima dikasih kios ini, karena pembangunan dijanjikan cuma dua tahun. Lah ini sudah empat tahun lebih kok belum ada kejelasan juga,” ujar wanita yang akrab disapa Evi itu saat ditemui, Selasa, 24/1/2017.

Evi termasuk salah satu pedagang yang telah menyetorkan uang muka kios kepada pengembang. “Saya baru bayar DP Rp10 juta, karena ambil kios di basement. Kalau pedagang lain ada yang sampai lebih dari Rp400 juta, karena harga setiap lantainya berbeda,” jelasnya.

Dia meminta Pemkot Bandar Lampung serius menangani persoalan pasar ini agar tak terus berlarut-larut. “Tolonglah beresin pasar, karena kan penting juga, ini persoalan rakyat di tengah kota,” keluhnya.

Pantauan duajurai.com, pondasi dan besi cakar ayam sudah terpasang di lokasi pembangunan yang dipegang oleh PT Prabu Makmur. Nampak ada dua alat berat eksavator dan gundukan tanah di salah satu sudut. Meski begitu, aktivitas pembangunan tak terlihat selama beberapa hari terakhir ini.(*)

Baca Masuk Tahun Keempat, Pembangunan Pasar Smep Bandar Lampung Masih Terbengkalai

Laporan Imelda Astari, wartawan duajurai.com, Portal Berita Lampung Terkini Terpercaya


Komentar

Komentar

Check Also

Ironi Pembuat Tempe, Cuci Kedelai di Kali Belau Dialiri Limbah (2-habis)

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Sri Ningsih (63) mencuci kedelai di Kali Belau yang dialiri limbah …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *