Masuk Tahun Keempat, Pembangunan Pasar Smep Bandar Lampung Masih Terbengkalai


2 warga sekitar melewati lokasi pembangunan Pasar Smep, Selasa, 24/1/2017. Pembangunan pasar tradisional itu nampak tak ada aktivitas. | Imelda Astari/duajurai.com

Bandar Lampung – Memasuki tahun keempat, pembangunan Gedung Pasar Smep Bandar Lampung masih belum ada kejelasan. Meski sempat dilakukan pembuatan pondasi gedung, namun dalam lima hari terakhir, pembangunannya kembali terhenti.

Menurut Wakil Ketua Himpunan Pedagang Pasar Smep Sarbini, saat ini pengembang pasar tradisional itu masih dipegang oleh PT Prabu Makmur yang dipimpin Ferry Sulistio alias Alay.

“Pengembangnya masih Alay. Belum ada informasi pengalihan ke pengembang baru. Kalau kabar ada pendataan ulang untuk pengalihan pengembang atau lahan itu masih simpang siur. Bahkan saya sendiri tak tahu. Yang pasti, pengerjaan oleh Alay,” kata Sarbini saat dihubungi, Selasa, 24/1/2017.

Sarbini menjelaskan, sementara ini para pedagang menunggu kelanjutan pembangunan. Mereka berharap pihak pengembang segera menyelesaiakannya, karena gedung itu sudah sangat dinantikan mereka. Terlebih para pedagang yang telah menyetor uang muka dengan nominal mencapai ratusan juta per kios. “Kami masih menunggu dulu, lihat saja perkembangannya. Kami lihat prosesnya sudah mulai,” ujarnya.

Pantauan duajurai.com, tumbuhan eceng gondok dan lumpur yang sebelumnya memenuhi lokasi pembangunan Pasar Smep kini sudah dikeruk. Pondasi dan besi cakar ayam terpasang di sana. Nampak dua alat berat eksavator berada di lokasi dan gundukan tanah di salah satu sudut. Meski begitu, aktivitas pembangunan tak terlihat selama beberapa hari terakhir ini.(*)

Laporan Imelda Astari, wartawan duajurai.com, Portal Berita Lampung Terkini Terpercaya


Komentar

Komentar

Check Also

Ironi Pembuat Tempe, Cuci Kedelai di Kali Belau Dialiri Limbah (1)

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Kali Belau terlihat tenang. Airnya berwarna kehijauan. Sampah tersangkut di antara berbatuan. Selang-selang …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *