50 Utusan Ikuti Bimtek SNPA di Lampung Tengah


KEPALA Dinsos Lampung Sumarju Saeni (kiri) mengisi Bimtek Standar Nasional Pengasuhan Anak (SNPA) di LKSA Wali Songo, Lampung Tengah, Kamis lalu, 19 Januari 2017. | Situs Pemprov Lampung

Bandar Lampung – Sebanyak 50 orang utusan Lembaga Kesejahteraan Anak (LKSA) mengikuti Bimbingan Teknis (Bimtek) Standar Nasional Pengasuhan Anak (SNPA) dan Akreditasi LKS/LKSA/ Panti Sosial Asuhan Anak (PSAA) se-Lampung. Kegiatan yang diselenggarakan Save the Children dan Kementerian Sosial serta Dinas Sosial (Dinsos) Lampung itu berlangsung di LKSA Wali Songo, Lampung Tengah, beberapa waktu lalu.

Ketua Forum LKSA Lampung Kartinah mengatakan, para peserta tampak antusias mengikuti bimtek. Dia berharap, mereka dapat mengaplikasikan ilmu yang diperoleh selama bimtek dalam membimbing dan mengasuh anak LKSA. “Baik itu di dalam maupun di luar panti,” kata dia, seperti dikutip dari laman Pemprov Lampung, Jumat, 20/1/2017.

Sementara itu, Kepala Dinsos Lampung Sumarju Saeni menyatakan, anak sebagai tunas, potensi, dan generasi muda penerus cita-cita perjuangan bangsa memiliki peran strategis, ciri, dan sifat khusus. Sehingga, wajib dilindungi dari segala bentuk perlakuan tidak manusiawi. “Setiap anak berhak atas kelangsungan hidup, tumbuh, dan berkembang serta berhak atas perlindungan dari kekerasan dan diskriminasi,” ujarnya.

Menurut Sumarju, LKSA/PSAA merupakan salah satu bentuk penanganan sosial anak, baik sistem panti maupun di luar panti yang dilaksanakan oleh masyarakat. Tujuannya, agar penanganan anak yang bermasalah berpedoman kepada kaidah-kaidah psikologi. “Sehingga, anak asuh dapat tumbuh dan berkembang dengan baik sesuai dengan norma dan budaya,” kata dia.(*)

duajurai.com, Portal Berita Lampung Terkini Terpercaya


Komentar

Komentar

Check Also

Tangani Covid-19, Nanang Minta Dinas Kesehatan Lamsel Fokus 3 Kecamatan

KALIANDA, duajurai.co – Bupati Nanang Ermanto meminta Dinas Kesehatan Lampung Selatan untuk berkonsentrasi di tiga …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *