BPMP Bandar Lampung: Pembangunan Transmart Way Halim Tak Bermasalah, Lahannya Milik Pribadi


SEJUMLAH kendaraan melintas di depan lokasi pembangunan Transmart di Jalan Sultan Agung, Way Halim, Kamis, 19/1/2017. Menurut BPMP, pembangunan pusat perbelanjaan itu tidak bermasalah dan lahannya bukan hutan Bandar Lampung. | Imelda Astari/duajurai.com

Bandar Lampung – Kepala Badan Penanaman Modal dan Perizinan (BPMP) Bandar Lampung Saprodi mengatakan, pembangunan Transmart Carrefour Way Halim tak bermasalah soal perizinan pendirian usaha dan bangunannya. BPMP bahkan telah mengeluarkan izin sebelum proses land clearing.

“Saat peletakan batu pertama beberapa waktu lalu itu dilakukan oleh Wali Kota Bandar Lampung Herman HN, karena sudah dapat izin,” kata Saprodi kepada duajurai.com via telepon Kamis, 19/1/2017.

Menurutnya, dalam proses pembuatan perizinan, Transmart Carrefour telah memenuhi persyaratan untuk mendirikan bangunan dan usaha. Untuk lokasi pembangunannya, kata Saprodi, Transmart Carrefour tidak menabrak Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kota Tapis Berseri.

Selain itu, status lahannya jelas dan tidak termasuk dalam lahan hutan Bandar Lampung. “(Lokasi pembangunan) tidak menabrak RTRW lah, dan itu lahan milik pribadi. Jadi tak ada masalah,” terangnya.

Sebelumnya, menurut Direktur Walhi Hendrawan, lahan yang akan dibangun Transmart Carrefour di Way Halim masuk dalam Ruang Terbuka Hijau yang dimiliki Bandar Lampung. Akibat pembangunan tersebut, RTH berkurang sekitar 12 hektar.(*)

Baca Walhi: Pembangunan Transmart Way Halim Kurangi Jumlah RTH Bandar Lampung

Laporan Imelda Astari, wartawan duajurai.com, Portal Berita Lampung Terkini Terpercaya


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Top