Ini Alasan The Riady and Tanihaha Family Bangun Pinehurst di Bandar Lampung


Michael Riady sedang menunjuk miniatur konsep Pinehurst di Hotel Novotel, Selasa, 10/1/2017. Pengusaha properti itu akan membangun Pinehurst di Bandar Lampung, karena lokasinya yang sangat dekat dengan Jakarta. | Imelda Astari/duajurai.com

Bandar Lampung – Kota Bandar Lampung dipilih oleh The Riady and Tanihaha Family sebagai lokasi proyek pengembangan kawasan elit terpadu perdananya. Proyek ‘Pinehurst’ yang mengusung konsep 9-in-1 Integrated Mixed Use Development dan Creative Art District itu akan menjadi kawasan elit terbesar di Sumatra.

Michael Riady, pemilik sekaligus pembuat konsep proyek ini, mengatakan, Bandar Lampung dipilih bukan tanpa alasan. Berbagai pertimbangan di dalam dunia bisnis mengunggulkan kota ini sebagai pilihannya. Alasan utama, yakni lokasinya yang sangat dekat dengan ibukota Jakarta dan Lampung memiliki segudang potensi.

“Lampung ini ibarat mutiara tersembunyi di Indonesia. Selain itu, Jakarta ke Bandar Lampung hanya 40 menit dengan perjalanan udara dan akses ke sini sangat mudah,” kata Michael Riady saat Media Gathering di lantai II Hotel Novotel, Selasa, 10/1/2017.

Michael mengaku sudah sering berkeliling di Indonesia. Menurutnya, di kota besar lain sebenarnya ada potensi besar untuk membuka bisnis ini. Bahkan lahannya luas, terutama di pusat kota. Tapi di sana, sudah banyak pembangunan kawasan elit terpadu dan pesaing bisnis.

“Di Bandar Lampung ini, saya kaget belum ada pembangunan (kawasan elit terpadu). Mungkin belum ada yang berani atau karena alasan lain, misalnya bisa jadi sulit dapat lahan yang luas di kota ini. Tapi saya lihat, ini justru sebuah kesempatan. Jumlah penduduknya besar, dekat dengan Jakarta, tak ada saingan, dan kebetulan kami dapat lahan yang belum tentu bisa didapatkan oleh investor lain,” jelas dia.

Hal yang paling penting, lanjutnya, The Riady and Tanihaha Family percaya perekonomian di Lampung akan terus berkembang. Sebab, ada potensi industri yang luas dan tak fokus di satu sektor.  “Kami percaya Lampung akan maju. Apalagi jalan tol sedang dibangun, bandara juga akan berskala internasional,” imbuhnya.

Isaac Bliss Tanihaha menambahkan, selama ini, tak sedikit sumber uang di Lampung yang dihasilkan melalui berbagai industri. Seperti tambak, pertanian, dan lainnya. Namun perputaran uang tidak menguntungkan Lampung. Sebab, uangnya dibelanjakan di luar daerah.

“Banyak uang dihasilkan di Lampung, tapi lari ke Jakarta. Maka dari itu, kami bangun kota global terbesar yang memiliki ruang bagi industri kreatif dan seni untuk menjadi bisnis yang menjanjikan. Pinehurst diharapkan menjadi lokasi bisnis paling strategis di Bandar lampung,” ujar Isaac.(*)

Baca Bangun ‘Pinehurst’ Terbesar di Sumatera, Michael-Isaac Tanam Investasi USD 300 Juta di Bandar Lampung

Laporan Imelda Astari, wartawan duajurai.com, Portal Berita Lampung Terkini Terpercaya


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Top