Gaji 17 Ribu Guru Hononer, Ridho Ficardo: Anggaran Pembangunan Lampung akan Berkurang


GUBERNUR Lampung M Ridho Ficardo (tengah) didampingi jajaran saat konferensi pers usai acara Refleksi Akhir Tahun 2016, Selasa malam, 27/12/2016. Dia mengatakan, akan mengangkat 17.000 guru honorer untuk menutupi kekurangan guru PNS di Lampung. | Imelda Astari/duajurai.com

GUBERNUR Lampung M Ridho Ficardo (tengah) didampingi jajaran saat konferensi pers usai acara Refleksi Akhir Tahun 2016, Selasa malam, 27/12/2016. Dia mengatakan, akan mengangkat 17.000 guru honorer untuk menutupi kekurangan guru PNS di Lampung. | Imelda Astari/duajurai.com

Bandar Lampung – Mulai tahun 2017 mendatang, kewenangan Sekolah Menengah Atas (SMA) dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dilimpahkan ke Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung. Secara otomatis, otoritas sekolah akan dipegang pemprov.

Namun, menurut Gubernur M Ridho Ficardo, ada bagian yang tidak masuk dalam otoritas pemprov, seperti mengenai tenaga didik. Pemprov tidak memiliki kewenangan dalam pengadaan guru PNS. Sehingga mengandalkan guru honorer saja guna menutupi kurangnya jumlah tenaga pengajar yang justru akan mengurasi porsi anggaran pembangunan provinsi ini.

“Sekolah jenjang ini kekurangan guru berkualitas. Untuk SMK mungkin yang paling parah, karena guru kejuruan perlu yang berkualitas. Nah, untuk pemenuhan kebutuhan ini di luar kewenangan pemprov,” kata Ridho dalam acara Refleksi Akhir Tahun 2016 di Lapangan Korpri Komplek Kantor Gubernur Lampung, Selasa malam, 27/12/2016.

Ridho mengatakan, pihaknya sudah menginventarisasi kebutuhan riil guru di Lampung, yaitu sekitar 17.000 guru. Angka itu diperoleh dari total guru honorer yang dilimpahkan ke provinsi.

“Untuk menutupi kekurangan 17.000 guru PNS, terpaksa mengangkat guru honorer yang kemungkinan besar kualitasnya di bawah guru PNS. Secara otomatis, juga mengurangi anggaran APBD. Sehingga mengurangi porsi pembagunan, karena harus menggaji mereka,” papar gubernur muda itu.

Refleksi Akhir Tahun 2016 ini merupakan media penyampaian kondisi pembangunan di Bumi Ruwa Jurai selama satu tahun dan berbagai kegiatan yang telah dilakukan Pemprov Lampung, serta program-program prioritas 2017.(*)

Laporan Imelda Astari, wartawan duajurai.com, Portal Berita Lampung Terkini Terpercaya


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Top