Cerita Wasit Terbaik Eropa Beri Penalti karena Kiper Handball


Cuneyt Cakir | ist

Cuneyt Cakir | ist

Bandar Lampung – Salah satu wasit terbaik Eropa, Cuneyt Cakir, membuat keputusan terburuk sepanjang kariernya. Hal itu ketika memimpin pertandingan Super Lig Turki antara Rizespor dan Osmanlispor, Minggu lalu, 25 Desember 2016.

Situs CNN Indonesia, Rabu, 28/12/2016, melaporkan, Cakir memberikan dua tendangan penalti di pertandingan tersebut. Penalti pertama diberikan wasit 40 tahun itu pada tuan rumah Rizespor pada menit ke-67.

Penalti diberikan Cakir untuk Rizespor secara kontroversial. Pria yang menjadi wasit peringkat ketiga terbaik dunia pada 2015 itu menunjuk titik putih setelah pemain Osmanlispor, Zydrunas Karcemarskas, melakukan handball.

Menariknya, Karcemarskas adalah seorang kiper. Cakir salah mengidentifikasi Karcemarskas sebagai pemain out-field (nonkiper) dalam perebutan bola udara di kotak penalti Osmanlispor. Cakir pun tidak menggubris protes para pemain Osmanlispor.

Selain hal tersebut, wasit yang memimpin final Liga Champions 2015 itu juga tidak melakukan konsultasi dengan hakim garis. Beruntung bagi Osmanlispor, Jakob Jantscher gagal mengeksekusi penalti.

Setelah momen tersebut, tim tamu justru sukses memastikan kemenangan lewat eksekusi penalti yang didapat di penghujung pertandingan. Tendangan penalti Musa Cagiran pada menit ke-91 membawa Osmanlispor mengakhiri pertandingan dengan kemenangan 1-0.(*)

duajurai.com, Portal Berita Lampung Terkini Terpercaya


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Top