Kunjungi Batu Menyan Pesawaran, Sekprov Lampung Sutono Beberkan Konsep Desa Wisata


sekprov-sutono
SEKPROV Sutono mengunjungi Desa Batu Menyan, Way Sabu, Teluk Pandan, Pesawaran, Selasa, 27/12/2016. Dalam sambutannya, dia menggambarkan sedikit konsep Desa Wisata Batu Menyan. | Dok. IJP

Bandar Lampung – Sekretaris Provinsi (Sekprov) Lampung Sutono melakukan kunjungan ke Desa Batu Menyan, Way Sabu, Teluk Pandan, Pesawaran, Selasa, 27/12/2016. Desa itu merupakan desa wisata baru, binaan dari Ikatan Jurnalis Provinsi (IJP) Lampung bekerja sama dengan pemprov setempat.

Dalam sambutannya, Sutono berjanji menyulap Desa Batu Menyan menjadi destinasi wisata hutan yang berbeda. Dia ingin daerah yang berbatasan langsung dengan Taman Hutan Rakyat (Tahura) Wan Abdul Rahman Register 19 itu dikelola dengan baik, sehingga bisa menjadi objek wisata berreputasi baik.

“Dari tadabur alam ini, yang pertama ditetapkan yakni 22 November adalah ulang tahun Desa Batu Menyan. Jadi tahun depan pada tanggal itu, harus ada even besar untuk merayakan ulang tahunnya,” kata Sutono dalam rilis yang diterima duajurai.com.

Menurut Sutono, Gubernur Lampung M Ridho Ficardo sangat mendukung program IJP tersebut. Terlebih lokasi desa binaan berada di Pesawaran yang menjadi daerah prioritas wisata Lampung. “Kalau gubernur mau (mengembangkan wisata), bupati juga mau, camat mau, kepala desa mau, apalagi masyarakat desa ini,” ujar dia.

Sutono ingin Desa Batu Menyan ini ke depan menjadi industri pariwisata, sehingga kesejahteraan masyarakat setempat bisa terangkat. “Pariwisata harus menjadi industri, baru masyarakat akan sejahtera. Saya pesan, tolong lestarikan hutan, jangan ada penebangan lagi. Kami akan mengusahakan ada investor yang masuk ke sini. Untuk air terjunnya, nanti saya modalin, kami kasih motor dan becak baru, jadi bisa selfie di bawah air terjun itu,” terangnya.

Selain itu, dia juga ingin membuat penataan ruang dan hal yang baru di lokasi tersebut. Dia berharap cara berfikir masyarakat mengarah kepada industri pariwisata, dengan sikap ramah dan selalu memperhatikan kebersihan. “Nanti dibuat kantin di atas sungai, jadi saat makan kakinya ke dalam air. Menunya kepala simba, karena sudah terkenal banget di daerah ini,” beber Sutono.

“Diskominfo, tolong usahakan bagaimana caranya agar di lokasi ini ada sinyal dalam waktu dekat. Untuk Camat dan Kades, siapkan tempat parkir. Saya rekomendasikan di sini ada sapi yang menarik pengunjung sampai ke tempat makan di sini,” sambungnya.

Sutono mengajak serta wartawan yang biasa meliput di pemprov untuk ikut andil membuat konsep desa binaan wisata ini. Potensi wisata di desa itu antara lain aliran Sungai Way Sabu yang bisa disulap menjadi Arung Jeram, air panas, dan wisata hutan alam lain.

“Dengan berbagai potensi yang ada, kami bisa menggaet investor. Untuk menuju ke lokasi ini, bisa dengan sapi khusus atau delman. Sementara kendaraan wisatawan hanya bisa sampai di bawah. Saya akan mendorong CSR dari perusahaan untuk membangun gapura baru di sini,” katanya.

Dalam kunjungan tersebut, Sutono didampingi Kepala Diskominfo Sumarju Saeni, Sekretaris BPMPD Shifa Aini, Camat Teluk Pandan M Yuliardi, serta Lurah Batu Menyan Jamaludin.(*)

Laporan Imelda Astari, wartawan duajurai.com, Portal Berita Lampung Terkini Terpercaya


Komentar

Komentar

Check Also

PT BBJ Salurkan 10 Ton Beras untuk Penanggulangan Covid-19 Lamsel

KALIANDA, duajurai.co – Kepedulian pelaku usaha di Kabupaten Lampung Selatan dalam menghadapi pandemi Covid-19 kian …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *