Jadi Pembicara Refleksi KPU Bandar Lampung, Iwan Nilai Pilkada Mengarah Oligarki


SEJUMLAH peserta menghadiri refleksi akhir tahun KPU Bandar Lampung, beberapa waktu lalu. | Situs KPU Bandar Lampung

SEJUMLAH peserta menghadiri refleksi akhir tahun KPU Bandar Lampung, beberapa waktu lalu. | Situs KPU Bandar Lampung

Bandar Lampung – Akademisi Universitas Lampung (Unila) Iwan Satriawan menilai, pilkada yang telah berjalan selama lebih dari 12 tahun cenderung mengarah pada sistem pemerintahan oligarki daripada demokrasi. Hal tersebut disampaikan Iwan saat menjadi pembicara Refleksi Akhir Tahun KPU Bandar Lampung, beberapa waktu lalu.

Menurutnya, butuh peran masyarakat dalam mewujudkan demokrasi yang substansial ketimbang formal. “Sebab, tanggung jawab untuk menghasilkan pemimpin yang mampu menyejahterakan rakyat bukan hanya menjadi tanggung jawab lembaga pemilu, namun seluruh masyarakat Indonesia,” kata Iwan, seperti dikutip dari laman KPU Bandar Lampung, Selasa, 27/12/2016.

Sementara itu, Robi Cahyadi, pembicara lainnya, berpendapat, masih banyak masyarakat di Indonesia, khususnya di Lampung, yang tidak menganggap pemilu itu penting. Hal itu bisa dilihat dari fenomena yang terjadi di masyarakat. “Faktanya, hampir sepertiga masyarakat (yang sudah mengakui) memilih calon pemimpin karena (sodoran) uang,” ujarnya.

Dia menilai, fenomena uang yang terjadi di masyarakat dipicu karena belum adanya konektivitas antara pemilih dengan yang dipilih. Sehingga, relatif memunculkan sedikit calon baru. “Masyarakat tidak punya pilihan yang benar-benar diharapkan. Fenomena ini juga terjadi di seluruh dunia. Amerika juga begitu. Politik uang itu ada, tapi sangat susah dibuktikan,” kata dia.(*)

Baca Refleksi KPU Bandar Lampung, Sepertiga Masyarakat Pilih Calon Pemimpin karena Uang

duajurai.com, Portal Berita Lampung Terkini Terpercaya


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Top