Waspadai Paham Laten Ekstrismis, BEM FH Universitas Bandar Lampung Gelar Kuliah Umum


kuliah-umum-waspada-rkt
JAMPINRED Korem 043 Gatam Letkol Inf Sepayung saat menjelaskan soal mewaspadai radikalisme, terorisme dan komunisme gaya pola penyebaran baru, Jumat, 16/12/2016 di UBL. | Humas UBL

Bandar Lampung – Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Hukum (BEM FH) Universitas Bandar Lampung (UBL) menggelar kuliah umum dengan tema “Waspada Radikalisme, Terorisme dan Komunisme” kemarin, Jumat, 16/12/2016. Acara dihelat di Aula Gedung F Kampus A UBL.

Kuliah dalam rangka mencegah tumbuh kembangnya berbagai paham laten ekstrimisme dari luar, maupun antarlingkup yang efeknya di internal kampus. Pembicara yang dihadirkan yakni Pendiri NII Crisis Center Ken Setiawan dan Jampinred Korem 043 Gatam Letkol Inf Sepayung. Bertindak moderator, Sekprodi Ilmu Hukum Rifandy Ritonga.

Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan Bambang Hartono mengatakan, kuliah umum menandakan UBL bersama pihak terkait di Lampung ingin menegakkan perang dan menangkal berbagai paham, gerakan hingga tindakan ekstrimis, seperti radikalisme, terorisme hingga komunisme, melalui pendalaman wawasan kebangsaan.

“Kami harap kegiatan ini bisa dilanjutkan di fakultas dan prodi lain. Kegiatan ilmiah seperti ini dibutuhkan para sivitas akademika, agar memiliki arah pandangan, pengasahan otak, pengembangan wawasan hingga pengedepanan pola pikir yang baik. Tentu dengan mengedepankan akal dalam merespon, menangkal hingga menyikapi berbagai upaya radikalisme, terorisme dan komunisme,” ujarnya dalam pesan elektronik, Sabtu, 17/12/2016.

Bahkan, Bambang menegaskan UBL tidak mentolerir segala macam bentuk bersinggungan dengan radikalisme, terorisme dan komunisme, termasuk berbagai kegiatan penyimpangan lain, di dalam dan luar kampus.

“Termasuk penyimpangan paham (ekstrimis) kiri maupun kanan. Kami harap mahasiswa tidak hanya cepat lulus, tapi memiliki nilai baik dan wawasan luas, termasuk wawasan kebangsaan. Bentuknya, mewaspadai segala bentuk upaya penyebaran propaganda. Efeknya, UBL ada di garda terdepan mencegah, tidak terlibat dan berperan aktif menangkisnya,” imbuhnya.

Kegiatan ini dihadiri 150 peserta, didominasi mahasiswa UBL dari berbagai program studi. Turut hadir Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan Bambang Hartono, Kaprodi Magister Hukum Lintje Anna Marpaung, Dekan FH Erlina B, Kaprodi Ilmu Hukum Recca Ayu Hapsari, hingga para dosen FH UBL. Termasuk tamu undangan, Kasubdit Kamneg Dit Intelkam Polda AKB Yudi Arkara.(*)

duajurai.com, Portal Berita Lampung Terkini Terpercaya


Komentar

Komentar

Check Also

Seminar di Emersia, Prof Sawitri Supardi: Anak Penting Punya Kepercayaan Dasar

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Seorang anak dinilai penting memiliki basic trust atau kepercayaan dasar. Sehingga, dia mampu …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *