Pencairan Sisa Dana Hibah Pilkada di 3 Kabupaten Lampung Diprediksi Terlambat


Ilustrasi Kantor KPU Lampung Barat | ist
Ilustrasi Kantor KPU Lampung Barat | ist

Bandar Lampung – Tiga kabupaten di Lampung yakni Lampung Barat, Tulangbawang dan Tulangbawang Barat masuk dalam 35 daerah yang akan menerima sisa dana hibah untuk pelaksanaan pemilihan kepala daerah serentak 2017. Namun pencairan sisa dana itu diperkirakan bakal terlambat. Jadwal cair pada akhir tahun ini, diprediksi baru akan cair pada Februari atau Maret tahun depan.

Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI Arief Budiman ragu penyaluran sisa dana pilkada di 35 daerah akan dilakukan sesuai jadwal. Alasannya, anggaran belanja biasanya baru dapat digunakan pemerintah daerah pada Februari atau Maret tahun berjalan.

Jika dana terlambat dicairkan, Arief mengaku khawatir hal itu dapat mengganggu pelaksanaan pilkada di 35 daerah yang akan berlangsung 15 Februari mendatang.

“Ini (pencairan sisa dana) sangat berisiko, perlu jadi perhatian. Januari uang itu biasanya belum bisa cair, biasanya April bahkan Maret. Sementara 15 Februari itu pemungutan suara,” kata Arief dikutip laman CNN Indonesia, Rabu, 14/12/2016.

Hingga saat ini ada Rp3,889 triliun dana yang telah diberikan kepada KPUD di 101 daerah penyelenggara Pilkada 2017. Masih tersisa Rp288 miliar dana yang belum diberikan ke 35 KPUD.

Selain itu, masih ada 27 daerah yang dana penyelenggaraan pilkada-nya baru diterima KPUD setempat sebesar 10-49 persen dari total pagu anggaran. Kemudian, 31 daerah telah mencairkan anggaran pilkada sebesar 50-69 persen.

Ada juga 16 daerah yang telah mencairkan dana pilkada-nya sebesar 70-89 persen sampai akhir tahun ini. Terakhir, baru ada 27 daerah yang sudah mencairkan 90-100 persen dana penyelenggaraan pilkadanya.(*)

duajurai.com, Portal Berita Lampung Terkini Terpercaya


Komentar

Komentar

Check Also

Pilkada Metro, Andi Surya Harap KPU-Bawaslu Profesional dan Adil

METRO, duajurai.co – Bakal Calon Wali Kota Metro Andi Surya menghadiri acara peluncuran Pilkada Metro …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *