Rekayasa Lalin di Bawah Flyover Gajah Mada-Antasari Diubah, Warga Khawatir Timbulkan Kemacetan


SEORANG pengendara sepeda motor melintas di u-turn bawah flyover di Jalan Pangeran Antasari, Minggu, 11/12/2016. U-turn ini disiapkan untuk pengendara dari Jalan Hayam Wuruk dan Gajah Mada yang hendak ke Jalan Putri Balau. | Imelda Astari/duajurai.com
SEORANG pengendara sepeda motor melintas di u-turn bawah flyover di Jalan Pangeran Antasari, Minggu, 11/12/2016. U-turn ini disiapkan untuk pengendara dari Jalan Hayam Wuruk dan Gajah Mada yang hendak ke Jalan Putri Balau. | Imelda Astari/duajurai.com

Bandar Lampung – Rekayasa lalu lintas Pasar Tugu-Kedamaian berubah seiring dengan pembangunan Jalan Layang (Flyover) Gajah Mada-Antasari. Setelah dibangun flyover (FO), kini lampu lalu lintas di persimpangan yang menghubungkan Jalan Hayam Wuruk dan Putri Balau ini ditiadakan dan aksesnya pun ditutup. Di tengah jalan ini telah dibangun pembatas jalan (semacam taman).

Sebagai gantinya, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung membuka akses di sayap kanan dan kiri bawah flyover. Untuk pengendara dari Jalan Hayam Wuruk yang hendak ke Jalan Putri Balau dapat memutar di kolong flyover di Jalan Pangeran Antasari, tepatnya sekitar 20 meter dari perempatan Pasar Tugu.

Sementara untuk pengemudi dari arah sebaliknya, bisa memutarkan kendaraanya di bawah flyover di Jalan Gajah Mada, sekitar 15 meter dari perempatan Jalan Putri Balau.

Menurut Khamida (24), warga Sukabumi, meski pemkot telah menyiapkan tempat memutar (u-turn) di kolong flyover, hal tersebut justru membuat rumit pengendara dari arah Kedamaian yang hendak ke Pasar Tugu.

“Mestinya kan bisa lurus saja. Kalau muternya di bawah flyover (masuk ke Jalan Gajah Mada), malah rumit, karena nanti bertemu kendaraan dari Jalan Pangeran Antasari yang juga lewat. Sedangkan kami (dari Kedamaian) terlalu pendek untuk mengambil belok kanan (masuk kolong flyover),” kata Khamida kepada duajurai.com, Minggu siang, 11/12/2016.

Hal senada dikatakan Andi Hidayat (26), warga Kedamaian. Menurutnya, penutupan akses Kedamaian-Pasar Tugu justru akan membuat kemacetan.

“Terutama mobil, kan tidak bisa langsung belok kanan (dari Kedamaian ke Pasar Tugu), mesti ambil ancang-ancang dari jauh dan memperlambat laju saat mau belok. Kalau posisi tempat beloknya di situ ya malah bikin macet. Nanti ada kendaraan dari Jalan Pangeran Antasari yang numpuk di lokasi itu. Apalagi Jalan Gajah Mada kan sempit,” kata Andi saat ditemui di sekitar lokasi pembangunan flyover.(*)

Laporan Imelda Astari, wartawan duajurai.com, Portal Berita Lampung Terkini Terpercaya


Komentar

Komentar

Check Also

Subuhan Berjemaah di Masjid Al Furqon Sukarame, Remaja 19 Tahun Raih Umrah Gratis

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Masih ingat dengan masjid Al Furqon di Jalan Kusuma Bangsa, Gang …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *