Pengamat Transportasi IB Ilham Malik: Pembangunan Flyover Mesti Diiringi Kajian Rekayasa Lalin


SEJUMLAH pengendara melintas di bawah Jalan Layang Gajah Mada-Antasari, Minggu, 11/12/2016. Akses penghubung Jalan Hayam Wuruk-Putri Balau di bawah flyover itu ditutup. | Imelda Astari/duajurai.com
SEJUMLAH pengendara melintas di bawah Jalan Layang Gajah Mada-Antasari, Minggu, 11/12/2016. Akses penghubung Jalan Hayam Wuruk-Putri Balau di bawah flyover itu ditutup. | Imelda Astari/duajurai.com

Bandar Lampung – Pengamat Transportasi dari Universitas Bandar Lamping (UBL) IB Ilham Malik menyoroti rekayasa lalu lintas (lalin) di bawah Flyover Gajah Mada-Antasari. Dia menilai, pengalihan arus lalin di lokasi itu harus dilakukan melalui kajian analisa lalin.

Menurut Ilham, rekayasa lalin akan berhasil jika ada data volume kendaraan yang dikompilasikan dengan pola distribusi kendaraan di setiap jalan di sekitar flyover.

“Pembangunan flyover itu untuk mengurangi crossing antarkendaraan di simpang kritis. Flyover dipilih, setelah beberapa rekayasa lalin tidak mampu mengatasi kemacetan di simpang itu. Jika jalan layang dibangun, tapi masalah lalin tetap muncul, menandakan bahwa keberadaannya tidak menyelesaikan masalah kronis lalin,” kata dia kepada duajurai.com saat dihubungi, Minggu, 11/12/2016.

Dosen UBL itu merumuskan empat simpulan tentang pengalihan dan rekayasa lalin di bawah Flyover Gajah Mada-Antasari, berikut ini.

  1. Menunjukkan pembangunan flyover menimbulkan masalah baru bagi lalin setempat
  2. Akan menimbulkan beban dan masalah di simpang lain di sekitar flyover
  3. Boleh dilakukan, asalkan melalui kajian analisis dan rekayasa lalin
  4. Memberikan peringatan bahwa flyover di jalan seperti di dekat Pasar Tugu itu tidak boleh lagi dibangun, karena hanya menimbulkan masalah baru.

Sebelumnya, rekayasa lalin Pasar Tugu-Kedamaian berubah seiring dengan pembangunan Flyover Gajah Mada-Antasari. Kini, akses yang menghubungkan Jalan Hayam Wuruk dan Putri Balau ini ditutup dengan pembatas jalan (semacam taman). Sebagai gantinya, akses dibuka di sayap kanan dan kiri bawah flyover. Sejumlah warga khawatir pengalihan lalin itu justru menimbulkan masalah baru.(*)

Baca Rekayasa Lalin di Bawah Flyover Gajah Mada-Antasari Diubah, Warga Khawatir Timbulkan Kemacetan

Laporan Imelda Astari, wartawan duajurai.com, Portal Berita Lampung Terkini Terpercaya


Komentar

Komentar

Check Also

Salat Jumat di Unila, Rycko Menoza Doakan Jemaah Haji Lampung

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – – Tokoh pemuda Rycko Menoza menunaikan salat Jumat di Masjid Al …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *