Ilmu Pemerintahan FISIP Unila Gelar Semiloka Soal Pemerintahan Desa


DEKAN FISIP Unila Syarief Makhya memberi sambutan pada seminar dan lokakarya (semiloka) ‘Efektivitas Pengelolaan Pemerintahan Desa Berdasarkan Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2004’ di The 7th Hotel, Bandar Lampung, Selasa, 22/11/2016. | Imelda Astari/duajurai.com
DEKAN FISIP Unila Syarief Makhya memberi sambutan pada seminar dan lokakarya (semiloka) ‘Efektivitas Pengelolaan Pemerintahan Desa Berdasarkan Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2004’ di The 7th Hotel, Bandar Lampung, Selasa, 22/11/2016. | Imelda Astari/duajurai.com

Bandar Lampung – Jurusan Ilmu Pemerintahan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Lampung (Unila) menggelar seminar dan lokakarya (Semiloka) ‘Efektivitas Pengelolaan Pemerintahan Desa Berdasarkan Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2004′. Acara berlangsung di ruang pertemuan lantai II The 7th Hotel, Bandar Lampung, Selasa, 22/11/2016.

Dalam sambutannya, Dekan FISIP Unila Syarief Makhya mengatakan, acara tersebut masih dalam rangkaian Dies Natalis Ilmu Pemerintahan. Pihaknya memang sengaja mengusung tema tentang efektifitas pengelolaan pemerintahan desa. Sebab, saat ini, desa masih termarginalisasi. Namun, ketika pemerintah pusat mengucurkan dana desa hampir Rp1 miliar, perhartian kembali terpusat ke pemerintahan desa.

“Ternyata, tidak mudah pengelolaan pemerintahan desa. Untuk itu, dalam seminar ini kami mencari solusi terhadap persoalan di desa. Kami akan lihat dari berbagai perspektif, misalnya, dari ahli pemerintahan desa, perspektif ekonomi, kelembagaan pemerintah dan lain-lain,” kata dia.

Dalam kesempatan itu, Syarief juga sempat menyinggung mengenai lagu Desaku yang dinyanyikan bersama pada awal acara. Dia mengaku merasakan kembali getar-getar suasan di desa ketika mendengar lagu tersebut. Mestinya dinyanyikan dua kali tadi,” ujarnya seraya berseloroh.

Pantauan duajurai.com, semiloka di sana menghadirkan sejumlah pembicara. Salah satunya, Hannima Hamidi dari Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi. Hadir pula Profesor Wan Abbas yang juga pengelola laboratoriun desa, ketua Asosiasi Perangkat Desa Seluruh Indonesia (Apdes) se-Lampung, dan perwakilan Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (BPMPD) Lampung.(*)

Laporan Imelda Astari, wartawan duajurai.com, Portal Berita Lampung Terkini Terpercaya


Komentar

Komentar

Check Also

Banyak Nasabah Lampung Berkurang Saldo, Bank Mandiri: Kami Pastikan Tidak Hilang

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Bank Mandiri tengah melakukan pemeliharaan (maintenance) sistem teknologi informasi (TI) untuk …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *