Coreng Nama Baik, PLN Tanjungkarang Ingin Pelaku Pungli Pasang Listrik Baru Diproses Hukum


Manager PLN Rayon Tanjungkarang Singgih Budiaji | Imelda Astari/duajurai.com
Manager PLN Rayon Tanjungkarang Singgih Budiaji | Imelda Astari/duajurai.com

Bandar Lampung – PLN Rayon Tanjungkarang ingin pelaku pungutan liar (pungli) dalam pemasangan listrik baru bermodus “jalur cepat” diproses secara hukum. Sebab, tindakan sang pelaku telah mencoreng nama baik PLN.

“Kami maunya diproses secara hukum karena telah mencoreng nama baik PLN. Kami akan buat rekomendasi kepada PLN Distribusi Lampung untuk membawa ke jalur hukum. Sebab, kontrak kerja mereka (pihak ketiga/rekanan) bukan dengan kami. Kami akan mengirimkan rekomendasinya ke PLN Distribusi Lampung bersamaan dengan rekomendasi pemutusan kontrak,” kata Manager PLN Rayon Tanjungkarang Singgih Budiaji di ruang kerjanya, Bandar Lampung, Selasa, 22/11/2016.

Singgih mengatakan, praktik “jalur cepat” dalam pemasangan listrik baru itu memang berlangsung sudah lama. Karena itu, membuat citra buruk PLN yang tengah berupaya memberikan layanan prima kepada masyarakat. Terlebih petugas loket (rekanan) itu juga berkantor di lingkungan PLN.

“Bahkan, seragam juga kadang mereka mengikuti seragam PLN (kemeja putih). Sehingga, masyarakat tahunya mereka itu pegawai PLN. (Jadi), masyarakat percaya saja ketika dipungut biaya lebih (saat pemasangan listrik baru),” ujarnya.

Duajurai.com memberitakan, petugas loket di PLN Tanjungkarang menarik biaya di luar ketentuan untuk pemasangan listrik baru. Dalihnya, biaya itu merupakan “jalur cepat”. Calon pelanggan yang memakai jalur tersebut cukup menunggu tiga hari. Selain itu, tak banyak persyaratan yang dilengkapi, hanya menyerahkan fotokopi KTP.

Untuk pemasangan listrik baru dengan daya 1.300 VA, calon pelanggan via “jalur cepat” dibebankan tarif sebesar Rp1,8 juta. Sedangkan pemasangan baru dengan daya 900 VA dikenakan tarif Rp1,5 juta. Padahal, biaya resmi pemasangan listrik baru tak sampai sebegitu. Berdasar Peraturan Menteri ESDM 8/2016, tarif pemasangan listrik baru untuk daya 1.300 VA hanya Rp1.218.000, dan daya 900 VA sebesar Rp843 ribu. Artinya, biaya pemasangan listrik baru di PLN Tanjungkarang lewat “jalur cepat” lebih mahal sekitar Rp500-an-Rp600-an ribu.(*)

Baca juga Dengar Rekaman Pungli Pasang Listrik “Jalur Cepat”, PLN Tanjungkarang Rekomendasikan Putus Kontrak Rekanan

Laporan Imelda Astari, wartawan duajurai.com, Portal Berita Lampung Terkini Terpercaya


Komentar

Komentar

Check Also

BREAKING NEWS: Ponpes Nurul Iman Bandar Lampung Terbakar

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Pondok Pesantren (Ponpes) Nurul Iman di Jalan Purnawirawan, Gang Swadaya VI, …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *