Seminar “Mencari Format Budaya Politik Lampung”, Unila Hadirkan Profesor Ahmad Nidzam dari Malaysia


PROFESOR Dr Ahmad Nidzam Sulaiman dari Universitas Kebangsaan Malaysia (UKM) menjadi pembicara dalam seminar "Mencari Format Budaya Politik Lampung". Acara yang diselenggarakan Magister Ilmu Pemerintahan (MIP) Unila itu berlangsung di Hotel Emersia, Bandar Lampung, Rabu, 16/11/2016. | Imelda Astari/duajurai.com
PROFESOR Dr Ahmad Nidzam Sulaiman dari Universitas Kebangsaan Malaysia (UKM) menjadi pembicara dalam seminar “Mencari Format Budaya Politik Lampung”. Acara yang diselenggarakan Magister Ilmu Pemerintahan (MIP) Unila itu berlangsung di Hotel Emersia, Bandar Lampung, Rabu, 16/11/2016. | Imelda Astari/duajurai.com

Bandar Lampung – Magister Ilmu Pemerintahan (MIP) Universitas Lampung (Unila) menggelar seminar “Mencari Format Budaya Politik Lampung”. Acara berlangsung di ruang pertemuan Hotel Emersia, Bandar Lampung, Rabu pagi, 16/11/2016.

Ricky Ardian, panitia acara, mengatakan, pihaknya menghadirkan tiga pemateri dalam seminar tersebut. Pada sesi pertama, seminar diisi pembicara utama, yakni Profesor Dr Ahmad Nidzam Sulaiman dari Universitas Kebangsaan Malaysia (UKM). Dia akan menyampaikan materi tentang Budaya Politik Melayu.

Materi kedua akan diisi oleh panelis pertama, yaitu Prof Dr Fauzi Nurdin dari IAIN Raden Intan Lampung. Dia akan membahas “Etika Budaya Politik Lampung”. Kemudian, panelis kedua adalah Drs Abdul Syani MIP dari FISIP Unila. Abdul menyampaikan materi “Karakteristik Budaya Politik Lampung”. Pada sesi pertama ini, yang bertindak sebagai moderator adalah Hertanto dari MIP Unila. “Setelah itu, akan diselingi dengan acara pemberian plakat kepada narasumber dan makan siang,” kata dia.

Setelah istirahat, lanjut Ricky, seminar menghadirkan narasumber lain. Mereka di antaranya Dr Syarief Makhya dan Syafarudin Rahman MA. “Pada sesi ini, seminar dimoderatori Dr Ari Darmastuti,” ujarnya.

Adapun peserta seminar berjumlah 30-40-an orang. Mereka sebagian besar mahasiswa pascasarjana Unila. Kemudian, beberapa undangan di antaranya Kesbangpol Lampung, tokoh adat, tokoh saibatin, dan lainnya. “Pesertanya tidak dibuka untuk umum, khusus untuk yang diundang saja,” kata dia.

Ricky menambahkan, seminar tersebut dalam rangka Dies Natalis MIP Unila. Selain itu, guna mencari format budaya politik Lampung. “Nantinya, paper dari para pemateri dan dosen akan dianalisis, dipilih, dan dirangkum. Kemudian, dibuat semacam jurnal kesimpulan,” ujarnya.(*)

Laporan Imelda Astari, wartawan duajurai.com, Portal Berita Lampung Terkini Terpercaya


Komentar

Komentar

Check Also

Peserta FLS2N Belum Tiba di Lampung, Kemendikbud Sebut karena Kabut Asap

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Gubernur Lampung Arinal Djunaidi resmi membuka Festival Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) ke-16 …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *