Diskusi Publik Ombudsman Lampung, Dedy Hermawan: Satgas Saber Pungli Berpotensi “Masuk Angin”


AKADEMISI Unila Dedy Hermawan menjadi pembicara dalam diskusi ‘Pengelolaan Pengaduan Pelayanan Publik; Upaya Memberantas Pungutan Liar’, Selasa, 15/11/2016. Dalam diskusi tersebut, Dedy meminta masyarakat menjadi gerakan pemberantasan pungli karena Satgas Saber Pungli berpotensi "masuk angin". | Imelda Astari/duajurai.com
AKADEMISI Unila Dedy Hermawan menjadi pembicara dalam diskusi ‘Pengelolaan Pengaduan Pelayanan Publik; Upaya Memberantas Pungutan Liar’, Selasa, 15/11/2016. Dalam diskusi tersebut, Dedy meminta masyarakat menjadi gerakan pemberantasan pungli karena Satgas Saber Pungli berpotensi “masuk angin”. | Imelda Astari/duajurai.com

Bandar Lampung – Pengamat kebijakan publik Dedy Hermawan meminta masyarakat menjadi gerakan pemberantasan pungutan liar (pungli). Sebab, Satuan Tugas (Satgas) Sapu Bersih (Saber) Pungli yang ditelah dibentuk pemerintah setempat belum tentu dapat benar-benar membersihkan praktik pungli di instansi masing-masing anggota Satgas.

Hal tersebut disampaikan Dedy saat menjadi pembicara dalam diskusi publik bertema ‘Pengelolaan Pengaduan Pelayanan Publik; Upaya Memberantas Pungutan Liar’. Diskusi yang diselenggarakan Ombudsman RI Perwakilan Lampung itu berlangsung di Kafe Prince House, Jalan Way Rarem Nomor 7, Pahoman, Bandar Lampung, Selasa, 15/11/2016.

“Semua unsur masyarakat mesti sama-sama menjadi gerakan pemberantasan pungli. Karena, maaf, menurut saya, satgas yang sudah dibentuk itupun potensial “masuk angin”. Bagaimana mau memberantas pungli kalau pelakunya mereka sendiri? Makanya, harus di back up, supaya (Satgas Saber Pungli) bukan hanya sekadar formalitas,” kata Dedy.

Menurut akademisi Universitas Lampung (Unila) itu, masyarakat perlu membiasakan diri untuk menghilangkan budaya pungli. Caranya, dengan tidak memberikan kesempatan kepada pelaku pungli. “Kebiasaan memberi tip itu masih melekat di masyarakat. Bahkan, di sekolah juga ada penciptaan kondisi budaya pungutan liar. Ini suatu keprihatinan yang mesti sama-sama diperangi,” ujarnya.(*)

Baca juga Ombudsman Lampung Gelar Diskusi Publik Soal Pungli

Laporan Imelda Astari, wartawan duajurai.com, Portal Berita Lampung Terkini Terpercaya


Komentar

Komentar

Check Also

KAMu Gelar Mobile Legend Lampung Competition

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Komunitas Amanat Muda (KAMu) Lampung menggelar Mobile Legend Lampung Competition (MLLC). …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *