Soal Pemukulan Siswa SDN 4 Sawah Lama, Oknum Guru Mediasi dengan Orang Tua


ORANG tua siswa sedang berdialog di ruangan kepala SDN 4 Sawah Lama, Bandar Lampung, Rabu, 19/10/2016. Dialog itu terkait tindakan oknum guru setempat yang memukul sejumlah murid. | Imelda Astari/duajurai.com
ORANG tua siswa sedang berdialog di ruangan kepala SDN 4 Sawah Lama, Bandar Lampung, Rabu, 19/10/2016. Dialog itu terkait tindakan oknum guru setempat yang memukul sejumlah murid. | Imelda Astari/duajurai.com

Bandar Lampung – Oknum guru SDN 4 Sawah Lama, Bandar Lampung, yang memukul siswanya saat pembelajaran di kelas berinisial RS. Saat ini, RS sedang mediasi dengan orang tua murid yang menjadi korban pemukulan di ruang kepala sekolah setempat, Rabu, 19/10/2016.

Pantauan duajurai.com, ketika para wali murid datang ke sekolah untuk memprotes tindakan RS, yang bersangkutan memang tidak berada di tempat. RS tidak masuk karena ada keluarga yang berkabung. Namun, saat dihubungi pihak sekolah untuk datang, RS pun datang bersama abangnya.

Pihak sekolah meminta juru warta agar diberikan kesempatan untuk berdiskusi dengan tenang. Mereka juga meminta agar para orang tua murid dapat menahan emosi ketika dialog. Saat ini, proses mediasi sedang berlangsung. RS tampak menjawab pertanyaan wali murid. Sementara, sejumlah jurnalis tetap menunggu di depan ruang kepala sekolah.

Sebelumnya, sejumlah orang tua mendatangi ruangan Kepala SDN 4 Sawah Lama, pagi tadi. Kedatangan mereka terkait peredaran video yang memperlihatkan salah satu guru setempak memukuli beberapa siswa. Dalam video tersebut, RS tampak menampar dan mencubit murid.(*)

Baca juga Beredar Video Guru Pukuli Siswa, Orang Tua Datangi SDN 4 Sawah Lama Bandar Lampung

Laporan Imelda Astari, wartawan duajurai.com, Portal Berita Lampung Terkini Terpercaya


Komentar

Komentar

Check Also

Jelang Tahun Baru, Chandra Mal Boemi Kedaton Diskon Snack-Minuman

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Supermarket Chandra Mal Boemi Kedaton (MBK) memberikan harga spesial untuk aneka makanan ringan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *