Usai Panen Raya, Harga Gabah di Lampung Naik 4,12%


Ilustrasi gabah | ist
Ilustrasi gabah | ist

Bandar Lampung – Harga gabah pada tingkat petani maupun penggilingan di Lampung mengalami kenaikan pada September 2016. Hal ini disebabkan berlalunya masa panen raya

Situs Badan Pusat Statistik (BPS) Lampung yang dikutip pada Jumat, 7/10/2016, melaporkan, peningkatan rata-rata harga kelompok kualitas gabah kering panen (GKP) di tingkat petani sebesar 4,12%. Semula harga GKP Rp4.142,86 per kg naik jadi Rp4.313,48 per kg. Sedangkan di tingkat penggilingan dengan kelompok kualitas yang sama naik sebesar 4,21% dari Rp4.227,98 per kg menjadi Rp4.405,87 per kg.

Harga gabah tertinggi di tingkat petani mencapai Rp4.800 per kg pada gabah kualitas GKP dengan Varietas Ciherang. Komoditas ini terdapat di Kecamatan Ambarawa, Kabupaten Pringsewu. Sementara, harga gabah terendah mencapai Rp3.800 per kg pada gabah kualitas GKP, yaitu Varietas Muncul dan IR64. Gabah tersebut terdapat di Kecamatan Sragi dan Penengahan, Kabupaten Lampung Selatan. Harga di sana berada di atas Harga Pembelian Pemerintah (HPP), yakni Rp3.700 per kg.

Di tingkat penggilingan, harga gabah tertinggi Rp4.850 per kg pada gabah kualitas GKP dengan Varietas Ciherang di Kecamatan Ambarawa. Sedangkan harga gabah terendah kelompok kualitas GKP dengan Varietas IR64 sekitar Rp3.875 per kg di Kecamatan Penengahan. Harga tersebut berada di atas HPP, yaitu Rp3.750 per kg.(*)

duajurai.com, Portal Berita Lampung Terkini Terpercaya


Komentar

Komentar

Check Also

Jelang Tahun Baru, Harga Telur di Bandar Lampung Tembus Rp24 Ribu

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Harga telur ayam merangkak naik menjelang tahun baru. Kini, harganya di pasaran tembus …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *