LP2PI Bandar Lampung Ternyata Pernah Didatangi Polisi Soal Penipuan


Purwono (berkacamata), Wakil Ketua Yayasan Taman Siswa Tanjungkarang | Imelda Astari/duajurai.com
Purwono (berkacamata), Wakil Ketua Yayasan Taman Siswa Tanjungkarang | Imelda Astari/duajurai.com

Bandar Lampung – Kantor Lembaga Pendidikan Pelatihan Penerbangan Indonesia (LP2PI) ternyata pernah didatangi anggota kepolisian terkait laporan penipuan. Laporan dimaksud waktu LP2PI berkantor di Jalan Zainal Abidin Pagaralam, kompleks Ruko Rajabasa Nomor 06, Bandar Lampung. LP2PI terakhir kali berkantor di Yayasan Taman Siswa, Jalan Jenderal Suprapto Nomor 82, Tanjungkarang.

“Kabarnya ada laporan dugaan penipuan dari peserta didik yang belajar di kantor terdahulu (Rajabasa). Saat diperiksa polisi, memang masih ada yang aktif pelatihan di sini (Yayasan Taman Siswa),” kata Purwono, Wakil Ketua Yayasan Taman Siswa, kemarin.

Tak hanya itu, kata dia, pihaknya juga sempat menerima keluhan dari karyawan tata usaha (TU) LP2PI. Keluhan itu, yakni empat karyawan tak kunjung menerima upah. “Akhirnya dua karyawan TU berhenti kerja karena tidak dibayar. Kemudian, dua orang lainnya juga memutuskan berhenti,” ujarnya.

Terakhir, pengelola LP2PI bernama Ahmad Fauzi menghubungi Purwono untuk berpamitan. Sebab, LP2PI tak lagi menempati kantor di Yayasan Taman Siswa. “Itu juga hanya telepon. Katanya, dia (Ahmad) mau pulang kampung ke Palembang,” kata dia.

Sebelumnya, seorang warga berninisal RL mengaku korban penipuan LP2PI. Dia tak kunjung menjadi pramugari setelah diminta menyetorkan uang sebesar Rp23,5 juta. Bahkan, pengelola LP2PI enggan diajak bertemu. RL pun mengancam akan melapor ke polisi.(*)

Baca juga Selain Kosong, Kantor LP2PI Bandar Lampung Sepi Aktivitas Beberapa Bulan

Laporan Imelda Astari, wartawan duajurai.com, Portal Berita Lampung Terkini Terpercaya


Komentar

Komentar

Check Also

PN Tanjungkarang Raih Penghargaan Pelayanan Publik Terbaik se-Indonesia

JAKARTA, duajurai.co – Pengadilan Negeri (PN) Tanjungkarang meraih penghargaan Pelayanan Publik Terbaik dari Kementerian Pendayagunaan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *