KASN: Saat Pilkada ASN Sering Gunakan Anggaran Pemda untuk Kampanye Terselubung


ASN/PNS di Lampung | ilustrasi/|Humas Pemprov lampung
ASN/PNS di Lampung | ilustrasi/Humas Pemprov lampung

Jakarta – Pegawai negeri sipil (PNS) atau aparatur sipil negara (ASN) dan pemerintah daerah (pemda) disinyalir kerap bertindak tidak netral dalam pelaksanaan pemilihan kepala daerah (pilkada). Salah satu modusnya adalah memanfaatkan anggaran pemda untuk kampanye terselubung.

Hal ini diungkapkan anggota Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) Bidang Pengaduan dan Penyelidikan Waluyo terkait dihelatnya pilkada serentak pada 2017. Di Provinsi Lampung, tahun depan pilkada digelar di lima kabupaten.

“Misalnya memasang baliho ketika ada acara dengan membubuhkan kata-kata ‘lanjutkan’ kepemimpinan kepala daerah saat ini,” katanya di Jakarta, Senin, 3/10/2016 seperti dilansir situs www.menpan.go.id.

Menurut Waluyo, modus paling parah adalah melakukan intimidasi, yakni dengan campur tangan ASN dalam proses pilkada. “Ada juga modus berupa text books, yaitu kampanye melalui media sosial,” ujarnya.

Semua modus tersebut merupakan hasil penyelidikan KASN dalam pilkada serentak 2015. Modus-modus itu disinyalir masih akan digunakan pada pilkada 2017 mendatang.

Terkait itu, KASN mengajak semua pihak, khususnya kalangan ASN untuk lebih waspada dan tidak terjebak dalam kampanye terselubung. KASN juga meminta Panwaslu untuk lebih cermat dalam melakukan pengawasan guna memperoleh bukti pelanggaran.

“Kami sarankan agar Panwaslu memanfaatkan handphone untuk membuat video atau foto jika ada pelanggaran yang dilakukan, karena dua bukti itu forensik IT,” terangnya.

Secara terpisah, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Asman Abnur menegaskan kepada seluruh ASN untuk tidak terlibat dalam politik praktis. “Setiap pelanggaran netralitas yang dilakukan oleh ASN akan diberikan sanksi tegas,” tegasnya.

Berdasarkan catatan KASN, pada Pilkada 2015 ada tiga daerah yang pejabatnya diberhentikan dari jabatan struktural karena bersikap tidak netral. Ketiga daerah itu ialah Kabupaten Luwu Utara, Konawe Selatan, dan Kepulauan Tidore.(*)

duajurai.com, Portal Berita Lampung Terkini Terpercaya


Komentar

Komentar

Check Also

Pilkada Metro, Andi Surya Harap KPU-Bawaslu Profesional dan Adil

METRO, duajurai.co – Bakal Calon Wali Kota Metro Andi Surya menghadiri acara peluncuran Pilkada Metro …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *