Bisa untuk Tujuan Wisata, Tokoh-Tokoh Lampung Dukung Gubuk Sero Jadi Kampung Rock


DANIEL H Ghanie (baju merah), memberi sambutan dalam acara pentas rock dan penggalangan dana untuk korban bencana Garut dan Sumedang di Kampung Gubuk Sero, Bandar Lampung, Minggu, 2/10/2016 | Daniel H Ghanie
DANIEL H Ghanie (baju merah), memberi sambutan dalam acara pentas rock dan penggalangan dana untuk korban bencana Garut dan Sumedang di Kampung Gubuk Sero, Bandar Lampung, Minggu, 2/10/2016 | Daniel H Ghanie

Bandar Lampung – Sejumlah tokoh Lampung mengapresiasi inisiatif sejumlah musisi rock menggelar pentas di perkampungan padat, Gubuk Sero, Kelurahan Kangkung, Kecamatan Bumi Waras, Bandar Lampung. Pentas rock pada Sabtu-Minggu, 1-2/10/2016, dihelat guna menggalang dana bagi korban bencana banjir bandang Garut-Sumedang, Jawa Barat beberapa waktu lalu.

Berkomentar di dinding Facebook Daniel H Ghanie, salah satu promotor kegiatan tersebut, sejumlah tokoh bahkan mewacanakan Gubuk Sero sebagai sebagai “kampung rock” yang nantinya dapat menjadi destinasi wisata di Kota Tapis Berseri.

“Bisa dikemas jadi kampung unik untuk tujuan wisata, seperti di Malang, Kediri, dan lain-lain. Kampung (Gubuk Sero) bisa dipermak jadi kampung rock,” komentar Siti Noor Laila, anggota dan mantan ketua Komisi Nasional HAM.

“Kalau mau serius digarap, mari kita gagas dan diskusikan bersama. Biasanya anak-anak muda gagasannya lebih kreatif. Yang senior-senior memberi dukungan sepenuhnya,” sambung aktivis asal Lampung yang juga pendiri Lembaga Advokasi Perempuan Damar ini.

Usul Laila disambut positif pengacara senior Dedy Mawardi. “Kreativitas itu tak akan pernah datang dari penguasa atau birokrasi, kecuali Lampung punya penguasa seperti Ridwan Kamil (Wali Kota Bandung) atau Azwar Anas (Bupati Banyuwangi). Jadi warga dibantu oleh penggiat seni menjadi inisiator kampung rock,” kata Dedy yang kini menjabat komisaris di PTPN XI Jawa Timur.

Menurut Daniel H Ghanie, banyak warga Kampung Gubuk Sero sejak lama memang diketahui menggemari music rock. “Selama di Lampung, seumur-umur ada nama Kampung Gubuk Sero yang sebagian besar warganya menyukai musik rock. Warga setempat sering juga menyebut Kampung Rock. Ini keren, sungguh keren!”

Baca Keren…Di Perkampungan Padat Gubuk Sero, Rocker Lampung Galang Bantuan Garut-Sumedang

Inisiatif sejumlah komunitas rock menggelar pementasan untuk menggalang dana bagi korban musibah Garut-Sumedang, juga disambut positif oleh Juperta Panji Utama, pendiri dan mantan direktur lembaga zakat Lampung Peduli.

“Masya Allah. Alhamdulillah. Dompet Dhuafa Lampung Peduli siap menerima dan menyalurkan ibadah dan amanah Anda kepada yang berhak. Yeahhhhhhh. Maju terus rock Lampung!” ujar Panji.

Pentas musik rock dan penggalangan dana bantuan Garut-Sumedang di Gubuk Sero digelar di sepetak lahan kosong. Mereka tampil silih berganti di atas panggung sederhana, dengan peralatan yang dibawa masing-masing pengisi acara.

Untuk sampai ke lokasi, pengunjung dan para penikmat musik rock harus melewati gang-gang sempit di antara rumah-rumah warga yang berhimpitan. Dalam suasana bersahaja namun sarat makna tersebut, cukup banyak komunitas rock yang tampil. Di antaranya Blackstar, Pesawat Tempur, Sandakala, The Legend, Never, Garock N Roll, Kaum Kucel Grunge, dan PCRL Squad.

“Dengan panggung sederhana, alat-alat dari masing-masing pengisi acara, musik rock bergema. Sementara anak-anak kampung Gubuk Sero bergerak dari rumah ke rumah, mengumpulkan sumbangan seikhlasnya dari penduduk setempat,” terang Daniel.

Baca Galang Dana di Gubuk Sero, Malam Ini Komunitas Rock Lampung Serahkan Bantuan Bencana Garut-Sumedang

Senin malam ini, 3/10/2016, bertempat di Hardi’s Café, hasil penggalangan dana diserahkan kepada lembaga zakat Lampung Peduli untuk kemudian diteruskan ke para korban bencana Garut dan Sumedang.(*)

duajurai.com, Portal Berita Lampung Terkini Terpercaya


Komentar

Komentar

Check Also

FGD, Bambang Pujiatmoko: Sebagian Masyarakat Bandar Lampung Konsumsi Air Kemasan

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Sebagian masyarakat di Kota Bandar Lampung mengonsumsi air kemasan. Padahal, air …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *